TNI Didesak Transparan dalam Pengusutan Kematian La Gode

Reporter

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (tengah) saat mengunjungi Yonkav 7 Sersus Cijantung Jakarta, Selasa, 31 Oktober 2017. Tempo/Syafiul Hadi

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian RI agar transparan dalam pengusutan kasus terbunuhnya La Gode, 31 tahun, warga Kecamatan Lede, Pulau Taliabu, Maluku Utara.

Peneliti dari Kontras, Falis Aga Triatama, mengatakan TNI masih terkesan melindungi anggotanya yang diduga melakukan tindakan kekerasan yang berujung pada kematian itu. “Kami menuntut siapa pun pelakunya dibawa ke proses hukum,” kata dia ketika dihubungi, Jumat, 1 Desember 2017.

Baca: Gatot Nurmantyo Tindak Lanjuti Kabar Penganiayaan La Gode

Falis melanjutkan, Kontras juga menemukan fakta adanya tekanan dari sejumlah anggota TNI terhadap istri korban, Yanti. Sejumlah anggota TNI mendatangi Yanti dan meminta supaya dia tidak melaporkan kasus pembunuhan terhadap suaminya. Mereka juga menawarkan uang Rp 1,4 juta sebagai imbalan bila Yanti tidak melapor. Yanti kini sudah diamankan di bawah perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

La Gode tewas pada 24 Oktober lalu setelah ditangkap polisi dan kemudian ditahan di Pos Satuan Tugas Operasi Pengamanan Daerah Batalion Infanteri Raider Khusus 732, Banau. La Gode ditangkap karena diduga mencuri singkong parut yang harganya Rp 25 ribu pada awal Oktober 2017.

Sebelumnya, La Gode sempat kabur dan menemui istrinya. Kepada Yanti, La Gode mengatakan dia disiksa selama ditahan di pos pengamanan tersebut. Pada 23 Oktober 2017, anggota Kepolisian Pos Lede bersama anggota Satgas TNI dan anggota Bintara Pembina Desa menangkap serta kembali menjebloskannya ke pos pengamanan TNI. Satu hari kemudian, dia ditemukan tewas di dalam pos dengan kondisi sekujur tubuhnya penuh luka cambukan dan sayatan. Delapan giginya hilang dan kuku kakinya tercabut.

Baca: Kontras Minta TNI Usut Kasus La Gode dengan Transparan

Menurut Direktur Lembaga Bantuan Hukum Maluku Utara, Maharani Caroline, tentara juga diduga memaksa warga untuk membenarkan perbuatan mereka. Setelah kematian La Gode, sejumlah anggota TNI meminta warga menandatangani surat pernyataan bahwa warga memang menginginkan kematian La Gode sebagai tebusan atas perbuatan korban yang telah mencuri singkong parut. “Belum lagi, saksi-saksi yang diancam oleh anggota TNI, baik dari lingkungan setempat,” katanya.

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat, Abdul Kharis Almasyhari, juga meminta TNI tidak menutup-nutupi kasus tersebut. “Jangan ada niat, apalagi upaya untuk menutup-nutupi kasus ini. Apabila terbukti, saya yakin TNI pasti akan mengambil langkah tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” kata Abdul dalam keterangan tertulisnya.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan sudah mengirim personel polisi militer untuk menyelidiki kasus kematian La Gode. “Saya sedang mengirim POM bersama kepolisian di sana untuk sampai ke pulau tersebut," ujar Gatot di Istana Bogor, Kamis malam, 30 November 2017. "Sementara ini saya belum bisa memberikan keterangan karena tempatnya jauh. Senin baru ada kapal ke sana."

Sedangkan juru bicara Mabes Polri, Inspektur Jenderal Setyo Wasisto, belum bisa dimintai tanggapan. Telepon dan pesan dari Tempo belum berbalas.

RIANI SANUSI PUTRI | ISTMAN MP






Andika Perkasa soal Panglima TNI Baru: Presiden Pasti Pilih Secara Mendadak

49 menit lalu

Andika Perkasa soal Panglima TNI Baru: Presiden Pasti Pilih Secara Mendadak

Di tengah memasuki usia pensiun, sempat muncul juga wacana untuk memperpanjang masa jabatan Panglima TNI Andika Perkasa.


Jokowi Panggil Panglima TNI Usai Megawati Soroti Sistem Pertahanan Maju Mundur

2 jam lalu

Jokowi Panggil Panglima TNI Usai Megawati Soroti Sistem Pertahanan Maju Mundur

Presiden Jokowi memanggil Panglima TNI dan tiga kepala staf angkatan pada Senin lalu. Pertemuan itu untuk merespons pernyataan Megawati.


Kapolda Metro Jaya Fadil Imran Ucapkan Selamat Ulang Tahun TNI, Etalase Negara

5 jam lalu

Kapolda Metro Jaya Fadil Imran Ucapkan Selamat Ulang Tahun TNI, Etalase Negara

Kapolda Metro Jaya mengucapkan terima kasih ke jajaran Tentara Nasional Indonesia atau TNI pada ulang tahun ke-77 TNI.


Jokowi Tanya Tunjangan Prajurit Perbatasan: Gak Usah Takut Panglima

6 jam lalu

Jokowi Tanya Tunjangan Prajurit Perbatasan: Gak Usah Takut Panglima

Presiden Jokowi bertanya apakah tunjangan bagi para prajurit TNI di perbatasan sudah cukup. Para prajurit pun menyatakan cukup.


HUT TNI ke-77 Mengenang 5 Tokoh TNI: Jenderal Soedirman hingga AH Nasution

20 jam lalu

HUT TNI ke-77 Mengenang 5 Tokoh TNI: Jenderal Soedirman hingga AH Nasution

HUT TNI ke-77, pembentukan TNI tidak luput dari jasa para tokoh antar lain Jenderal Soedirman, Ahmad Yani dan AH Nasution.


10 Twibbon HUT TNI ke-77, Silakan Downdload dan Unggah Link Ini

1 hari lalu

10 Twibbon HUT TNI ke-77, Silakan Downdload dan Unggah Link Ini

Berikut adalah beberapa link twibbon HUT TNI ke-77, berikut cara mengunduh dan mengunggahnya.


HUT TNI ke-77: Jalan Berliku Terbentuknya TNI, Masih Ingat ABRI Masuk Desa?

1 hari lalu

HUT TNI ke-77: Jalan Berliku Terbentuknya TNI, Masih Ingat ABRI Masuk Desa?

Terbentuknya TNI sudah dimulai setelah dua hari pasca proklamasi kemerdekaan. Masih ingat TKR hingga program ABRI Masuk Desa?


KontraS Sebut Ada 4 Dugaan Pelanggaran Hukum dan HAM di Tragedi Kanjuruhan

2 hari lalu

KontraS Sebut Ada 4 Dugaan Pelanggaran Hukum dan HAM di Tragedi Kanjuruhan

KontraS menyatakan setidaknya ada empat argumentasi mengapa dugaan pelanggaran hukum dan HAM terjadi dalam Tragedi Kanjuruhan.


TPNPB-OPM Bakar Kantor Distrik Paniai Utara dan Nyatakan Perang dengan Indonesia

4 hari lalu

TPNPB-OPM Bakar Kantor Distrik Paniai Utara dan Nyatakan Perang dengan Indonesia

TPNPB menyatakan pembakaran kantor Distrik Paniai Utara sebagai awal perang terhadap pemerintah Indonesia.


KKB Diduga Serang Pekerja di Jalan Trans Papua Barat, TNI dan Polri Masih Cari Korban Tewas

5 hari lalu

KKB Diduga Serang Pekerja di Jalan Trans Papua Barat, TNI dan Polri Masih Cari Korban Tewas

TNI dan Polri masih mencari jasad empat warga sipil korban terduga serangan oleh KKB kepada 12 pekerja jalan Trans-Papua