Fadli Zon: Pelaku Penganiayaan La Gode Harus Dihukum

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, saat menghadiri acara open house di rumah dinas Ketua DPR, Setya Novanto, Jalan Widya Chandra III, Jakarta. 25 Juni 2017. TEMPO/Ahmad Faiz

TEMPO.CO, Jakarta- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon mengatakan pelaku penganiayaan terhadap La Gode, warga Maluku Utara harus diproses hukum. La Gode meninggal setelah dianiaya karena dituduh mencuri singkong parut milik warga.

Penganiayaan itu diduga dilakukan oleh anggota Tentara Nasional Indonesia di kantor Pos Satuan Tugas (Satgas) Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Ops Pamrahwan) Batalyon Infanteri Raider Khusus 732/Banau (BKO).

Baca: KontraS Laporkan Hasil Investigasi Kematian La Gode ke LPSK

"Kalau memang betul (terjadi penganiayaan), harus diproses hukum karena itu pasti ada abuse of power, melakukan penghakiman sendiri terhadap masyarakat," kata Fadli di kompleks parlemen, Jakarta pada Kamis, 30 November 2017.

Pimpinan DPR yang mengurusi komisi pertahanan ini mengatakan, pengadilan militer harus digelar jika benar pelakunya merupakan anggota TNI yang bertugas di daerah tersebut. Fadli mengatakan aparat seharusnya lebih sensitif dalam menjalankan tugasnya mengingat daerah tersebut merupakan bekas daerah konflik.

Baca: Ketua Komisi Pertahanan Minta TNI Tak Tutupi Kasus La Gode

Kematian La Gode terkuak dari hasil investigasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Maromoi. KontraS dan LBH Maromoi menemukan dugaan pelanggaran hukum dan HAM yang diduga dilakukan oleh aparat TNI terhadap La Gode.

La Gode digeledah, ditangkap, dan ditahan dengan tuduhan mencuri singkong parut. Dia juga disiksa hingga akhirnya meninggal dunia.

Koordinator KontraS Yati Andriyani mengatakan tindakan yang dilakukan aparat TNI itu tidak disertai dengan surat-surat dari kepolisian setempat. Hasil visum terhadap La Gode pun menunjukkan adanya luka di sekujur tubuh. Selain itu, delapan gigi La Gode dicabut dan kuku ibu jari kanannya terlepas.

Kepala Penerangan Kodam XVI/Pattimura Letnan Kolonel (Armed) Sarkitansi Sihaloho mengaku telah membuat surat pernyataan bahwa masyarakatlah yang melakukan pengeroyokan pada La Gode hingga tewas. Surat tersebut, menurut Sihaloho, telah ditandatangani 1.200 warga.

Menurut Yati, setelah La Gode meninggal, istri La Gode mengaku sering dikunjungi oleh anggota Satgas dan diintimidasi untuk tidak melakukan pelaporan ihwal kematian suaminya. Yati mengatakan anggota Pos Satgas juga memberikan uang kerohiman sebesar Rp 1,4 juta per bulan dan akan memberikannya hingga sembilan bulan.

Ketua Komisi Pertahanan DPR Abdul Kharis Almasyhari meminta TNI tak menutup-nutupi kasus tersebut. Fadli pun mengingatkan peradilan militer bisa digelar jika benar anggota TNI melakukan penganiayaan terhadap La Gode. "Yang melakukan harus diadili dengan hukum yang ada," ujarnya.






Viral Pemukulan Pelatih Panjat Tebing DKI Jakarta, Korban Lapor Polisi

11 jam lalu

Viral Pemukulan Pelatih Panjat Tebing DKI Jakarta, Korban Lapor Polisi

Pelatih panjat tebing itu telah melaporkan kasus pemukulan yang diduga dilakukan atlet anak didiknya tersebut ke Polsek Cakung.


Cerita Paman Korban Balita Tewas Dianiaya Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata

13 jam lalu

Cerita Paman Korban Balita Tewas Dianiaya Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata

Pada tubuh balita tewas dianiaya ditemukan beberapa luka lebam, di antaranya di pinggang, paha dan mulut yang bernanah.


Tersangka Penganiayaan Balita Hingga Tewas di Apartemen di Kalibata Ditangkap

13 jam lalu

Tersangka Penganiayaan Balita Hingga Tewas di Apartemen di Kalibata Ditangkap

Ibu balita melaporkan ke polisi saat anaknya tersebut sudah tak bernyawa di rumah sakit. Tersangka penganiayaan tak lain kekasih ibu balita itu.


Fadil Zon Kenang Ferry Mursyidan Baldan Sosok Yang Cerdas

2 hari lalu

Fadil Zon Kenang Ferry Mursyidan Baldan Sosok Yang Cerdas

Fadli Zon mendatangi rumah duka mengenang sosok Ferry Mursyidan Baldan sebagai orang yang cerdas dan baik.


Imam Masjid di Bekasi Mendadak Diserang saat Pimpin Salat, Pelaku Diduga Depresi

3 hari lalu

Imam Masjid di Bekasi Mendadak Diserang saat Pimpin Salat, Pelaku Diduga Depresi

Seorang imam masjid di Pondok Gede, Bekasi, didorong dan nyaris dipukul oleh seorang pria yang menjadi makmumnya


Tersangka Penganiayaan 3 Bocah di Musala di Tebet Ditahan, Kesal Anaknya Dipukuli

9 hari lalu

Tersangka Penganiayaan 3 Bocah di Musala di Tebet Ditahan, Kesal Anaknya Dipukuli

AKP Nurma Dewi mengatakan pihaknya telah menetapkan F, 51 tahun sebagai tersangka penganiayaan 3 bocah di musala kawasan Tebet, Jakarta Selatan.


Anggota TNI Disebut-sebut Terlibat Penganiayaan Karyawan Karaoke di Boyolali

10 hari lalu

Anggota TNI Disebut-sebut Terlibat Penganiayaan Karyawan Karaoke di Boyolali

Akibat penganiayaan itu, 6 orang karyawan mengalami luka-luka. Dua di antaranya perempuan yang merupakan kasir.


Viral Video Nenek Dianiaya Pelajar di Sumut, Polisi Tetapkan Dua Orang Tersangka

11 hari lalu

Viral Video Nenek Dianiaya Pelajar di Sumut, Polisi Tetapkan Dua Orang Tersangka

Dalam video, nenek dianiaya dengan tendangan dan pemukulan benda tumpul. Hingga saat ini, polisi belum menahan kedua tersangka.


Prajurit Tewas Diduga Alami Kekerasan di Makoopsud III Biak, TNI AU Tahan 4 Anggota

12 hari lalu

Prajurit Tewas Diduga Alami Kekerasan di Makoopsud III Biak, TNI AU Tahan 4 Anggota

TNI AU telah menahan empat orang prajurit untuk mendalami dugaan kekerasan yang menewaskan Prada Muhammad Indra Wijaya di Makoopsud III, Biak


Prajurit Meninggal Misterius di Makoopsud III Biak, TNI AU Lakukan Pendalaman

13 hari lalu

Prajurit Meninggal Misterius di Makoopsud III Biak, TNI AU Lakukan Pendalaman

Satpom Koopsud III TNI AU Biak, Papua mendalami dugaan kasus kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya seorang prajurit.