Kuasa Hukum Akan Laporkan Lagi Meme Kecelakaan Setya Novanto

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meme sebuah tiang listrik yang dibawa ke ruang UGD setelah mengalami kecelakaan. Meme ini dibuat setelah kejadian Setya Novanto mengalami kecelakaan dan harus dirawat di rumah sakit. instagram.com

    Meme sebuah tiang listrik yang dibawa ke ruang UGD setelah mengalami kecelakaan. Meme ini dibuat setelah kejadian Setya Novanto mengalami kecelakaan dan harus dirawat di rumah sakit. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi, akan kembali melaporkan penyebar meme seusai Setya Novanto mengalami kecelakaan di kawasan Permata Hijau, Jakarta. Pelaporan itu terkait dengan banyaknya meme yang diunggah oleh warganet setelah Setya Novanto mengalami kecelakaan pada Kamis, 16 November 2017.

    "Saya tetap melakukan upaya hukum terbaik, pasti ada kelompok yang tersinggung dan tidak senang hati ya itu hak mereka. Seperti meme. Mau bikin apa pun, satu-satu nanti saya masukkin ke polisi. Saya enggak ambil pusing," kata Fredrich di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 18 November 2017.

    Baca juga: Tak Hanya Meme, Kecelakaan Setya Novanto Dibikin Game

    Sebelumnya, Fredrich juga telah melaporkan penyebar meme wajah Setya Novanto saat mengenakan masker alat bantu tidur di Rumah Sakit Premier, Jatinegara. Polisi menciduk tersangka bernama Dyann Kemala Arrizqi dan menjeratnya dengan Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

    Kini, warganet kembali meramaikan meme tentang Setya Novanto yang dirawat di rumah sakit setelah mobil yang ditumpanginya menabrak tiang listrik. Fredrich mengatakan pihaknya saat ini tengah mengevaluasi pelaporan penyebar meme Setya babak dua tersebut.

    Dia juga telah mengantongi sejumlah nama penyebar meme yang akan dilaporkan ke polisi. "Sudah tahu," kata dia. Namun, Fredrich belum mengatakan kapan pelaporan tersebut akan dilayangkan.

    Setya Novanto menghilang saat hendak dijemput paksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Rabu, 15 November 2017. Saat itu dia tak ada di rumah meski petugas KPK menyatroni rumahnya hingga dinihari.

    Baca juga: Kasus Meme Setya Novanto, Bareskrim Selidiki 32 Akun Medsos

    Fredrich mengatakan saat itu Setya Novanto sedang ada keperluan ke luar kota. Setelah kembali, Setya berencana ingin datang ke pertemuan DPD Golkar.

    Namun ternyata, Setya Novanto kecelakaan di sekitar wilayah Permata Hijau, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kamis, 16 November 2017. Dia dirawat di RSCM setelah dipindah dari ruang VIP Rumah Sakit Medika, Permata Hijau.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.