Soal Densus Tipikor, Eks Pimpinan KPK Minta Polri Pikir Ulang

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas bertatap muka dengan awak media untuk berpamitan pada hari terakhir masa jabatannya di Gedung KPK, DPR menyatakan belum dapat menemukan pengganti Busyro, 16 Desember 2014 . TEMPO/Eko Siswono Toyudho.

    Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas bertatap muka dengan awak media untuk berpamitan pada hari terakhir masa jabatannya di Gedung KPK, DPR menyatakan belum dapat menemukan pengganti Busyro, 16 Desember 2014 . TEMPO/Eko Siswono Toyudho.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas meragukan kesiapan Kepolisian RI dalam rencana membentuk Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor). Menurut dia, rencana ini perlu dipikirkan kembali.

    "Harus dipikirkan ulang oleh Pak Kapolri. Apakah kondisi budaya yang ada di Polri sudah siap dan sudah diperhitungkan," kata Busyro di Gedung PP Muhammdiyah, Yogyakarta, Senin, 23 Oktober 2017.

    Baca: Politikus Gerindra: Densus Tipikor Hanya Menduplikasi KPK

    Menurut Busyro, sebelum membentuk Densus Tipikor, kepolisian dapat memulai melakukan upaya pemberantasan korupsi di internal Polri. "Mulailah dari rekening gendut dulu saja," kata dia.

    Busyro pun menyinggung soal banyaknya setoran-setoran dalam kasus korupsi yang melibatkan polisi. Ia mencontohkan kasus korupsi simulator ujian SIM yang melibatkan Inspektur Jenderal Joko Susilo.

    Baca: Persatuan Jaksa Menolak Pembentukan Densus Antikorupsi Polri

    Meski begitu, Busyro meyakini bahwa banyak pula anggota kepolisian yang bersih dari kasus-kasus korupsi. "Namun banyaknya kasus rekening gendut yang melibatkan anggota Polri patut menjadi bahan pertimbangan pembentukan Densus Tipikor," ujarnya.

    Polri telah mengajukan anggaran untuk pembentukan Densus Tipikor senilai Rp 2,6 triliun. Permintaan tersebut telah disampaikan ke Komisi Hukum DPR. Polri berharap dewan mendukung pengajuan anggaran tersebut karena merupakan kebutuhan dalam pembentukan unit khusus tersebut.

    Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto menilai wacana pembentukan Densus Tipikor Polri perlu segera direalisasikan. Menurut dia, selama ini banyak kasus korupsi di Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Badan Reserse Kriminal Polri yang mandek karena sejumlah keterbatasan.

    Baca juga:Inilah Tiga Penyebab Ide Densus Antikorupsi Bikin Gaduh

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?