Polri Minta Rencana Pendirian Densus Antikorupsi Tak Jadi Polemik

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, memberikan kue ulang tahunya kepada Wakapolri Syafruddin saat perayaannya di kediamanan wakil kepala Polri di Jakarta, 26 Oktober 2016. TEMPO/Arif Zulkifli

    Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, memberikan kue ulang tahunya kepada Wakapolri Syafruddin saat perayaannya di kediamanan wakil kepala Polri di Jakarta, 26 Oktober 2016. TEMPO/Arif Zulkifli

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Syafruddin meminta masyarakat tidak menjadikan rencana pembentukan Densus Antikorupsi sebagai polemik. Pembentukan Densus itu, kata dia, bertujuan memperkuat pemberantasan korupsi yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    "Itu memperkuat pemberantasan korupsi dan membantu KPK," kata Syafruddin seusai menghadiri ulang tahun mantan Kapolri Awaloedin Djamin di Hotel Dharmawangsa, Selasa, 26 September 2017. Ia berharap masyarakat tidak apriori pada pembentukan Densus Antikorupsi dan menganggapnya sebagai saingan KPK.

    Baca:
    Wacana Densus Antikorupsi, Haris Azhar: Ini ...
    Reaksi KPK Jika Ada Densus Antikorupsi

    Menurut Syafruddin, keberadaan Densus Antikorupsi akan menopang kinerja KPK, sebab fokus KPK adalah sebagai mekanisme pemicu  dalam pemberantasan korupsi.

    Menurut Syafruddin, pembentukan Densus Antikorupsi kini sedang dalam persiapan, termasuk menyiapkan anggaran, sarana, prasarana, dan lainnya. Pembentukan Densus ini juga harus melalui Keputusan Presiden. "Jadi masih panjanglah prosesnya," kata dia.

    Baca juga:
    Menhan Perlihatkan Dokumen Pembelian 521 Senjata untuk BIN
    Alasan Empat Fraksi Tolak Lanjutkan Kerja Pansus Hak Angket KPK

    Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan sedang mempersiapkan pembentukan Densus Antikorupsi. Dia menuturkan pembentukan Densus Antikorupsi bukan untuk menyaingi keberadaan KPK.

    Pihak Kepolisian tengah melakukan focus group discussion mengenai rencana itu. Ini dilakukan untuk mengetahui sejumlah aspek pembentukan Densus, misalnya bentuk, SOP, biaya yang diperlukan untuk pembentukan dari tingkat Mabes hingga Polda.

    AMIRULLAH SUHADA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.