Ratusan Patok Batas Negara Indonesia-Malaysia Dicuri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Ratusan patok pembatas wilayah negara Indonesia dan Malaysia di perbatasan Sarawak-Desa Tanjung Datu Kecamatan Palo, Sambas, Kalimantan Barat hilang dicuri. Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Anton Bachtiar Alam menduga patok dari kayu dan besi itu raib untuk dijual lagi. Penyebabya, kata dia, jumlah personil polisi di wilayah tersebut sangat kurang sehingga sulit untuk melakukan patroli harian. "Sulit bagi kami untuk mengontrol masalah pencurian patok jika petugas saja tidak memadai," kata dia di Mabes Polri, Rabu (14/1).Minimnya jumlah petugas, dia melanjutkan, diperparah dengan kurangnya kerja sama dari masyarakat yang tinggal di walayah perbatasan. Untuk mengganti patok-patok yang hilang, kata Anton, menjadi tanggungan pemerintah daerah setempat. Untuk mencegah pencurian, patok pengganti harus dibuat permanen. Muslima Hapsari

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?