Selasa, 17 September 2019

Tulis tentang Suu Kyi dan Megawati, Dandhy Dilaporkan ke Polisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Facebook. telegraph.co.uk

    Ilustrasi Facebook. telegraph.co.uk

    TEMPO.CO, Surabaya - Dewan Pengurus Daerah Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Jawa Timur, organisasi sayap PDI Perjuangan, melaporkan aktivis Dandhy Dwi Laksono ke Kepolisian Daerah Jawa Timur dengan tuduhan menghina dan menebarkan kebencian pada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo. Dandhy dilaporkan terkait status yang diunggahnya di dinding Facebook-nya.

    "Kami menilai ada upaya penggiringan opini bahwa Megawati sama dengan Aung San Suu Kyi pada konteks lebih mengutamakan kekerasan dalam memerintah," kata Ketua Repdem Jawa Timur Abdi Edison di Sentra Pelayanana Kepolisian Terpadu Polda Jatim, Rabu, 6 September 2017.

    Baca: Repdem Laporkan Wakil Ketua Umum Gerindra ke Polisi

    Abdi menilai status Dandhy yang diunggah pada 3 September 2017 lalu itu sangat tendensius dan berupaya menggiring opini terhadap Ketua Umum PDIP. "Ini bahaya. Jika dibiarkan generasi muda akan beranggapan rezim Ibu Mega dulu sama dengan Aung San Suu Kyi (pemimpin Myanmar)," katanya.

    Menurut dia, status yang ditulis Dandhy dimaksudkan menggoreng peristiwa pembantaian etnis Rohingya oleh pemerintah Myanmar untuk menghina dan menebarkan kebencaian kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo soal Papua.

    Simak: Repdem: Tak Ada Untungnya Budi Gunawan buat PDIP

    Dalam statusnya itu, Dandhy antara lain menulis, "Tepat setelah Megawati kembali berkuasa dan lewat kemenangan PDIP dan terpilihanya Presiden Jokowi yang disebutnya sebagai "petugas partai" (sebagaimana Aung San menegaskan kekuasaannya), jumlah penangkapan warga di Papua tembus 1.083."

    Karena status itu, Repdem Jawa Timur melaporkan Dandhy ke Polda Jawa Timur. "Kami ingin membela dan menjaga marwah ketua umum kami. Dia menyerahkan sepenuhnya perkara ini ke polisi."

    Adapun Dandhy sampai berita ini ditulis belum menjawab pesan WhatsApp Tempo. Dandy merupakan aktivis media massa yang punya kepedulian pada isu-isu kemanusiaan.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.