Kasus Suap DPRD Jawa Timur, Pejabat Pemprov Mulai Diadili

Reporter

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Rohayati berjalan usai diperiksa perdana paska OTT, di gedung KPK, Jakarta, 12 Juni 2017. Rohayati diperiksa sebagai saksi untuk Tersangka Rahman Agung terkait kasus suap pengawasan dan pemantauan DPRD Jawa Timur tentang penggunaan anggaran tahun 2017 dan terkait pembahasan revisi Perda tentang Pengendalian Ternak Sapi dan Kerbau Betina Produktif. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Surabaya - Tiga terdakwa perkara dugaan suap DPRD Jatim menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Senin, 28 Agustus 2017. Mereka adalah Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur Rohayati, Kepala Dinas Pertanian Bambang Heryanto dan ajudannya, Anang Basuki Rahmat.

Jaksa KPK  mendakwa mereka dengan Pasal 5 ayat (1) dan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP. "Maksimal hukumannya 5 tahun penjara," kata jaksa KPK, Budi Nugraha.

Baca: Modus-modus Mochamad Basuki, Tersangka Suap DPRD Jatim

Menurut jaksa, pada kurun Februari-Juni 2017, Rohayati pernah memberi uang kepada Ketua dan Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur Mochammad Basuki dan Kabil Mubarak sebesar Rp 175 juta. Uang itu  diberikan kepada Basuki Rp 100 juta dan Kabil Rp 75 juta melalui staf Komisi B DPRD, Rahman Agung.

Duit suap itu, menurut jaksa, diberikan untuk melancarkan persetujuan Dewan atas anggaran dan rencana kerja Dinas Perternakan 2017. Di samping itu, untuk memuluskan pembahasan revisi Peraturan Daerah Pengendalian Ternak Sapi dan Kerbau Betina Produktif, yang sejak 2014 rencana revisi aturan itu terkatung-katung.

Simak: Siapakah Mochamad Basuki, Tersangka Kasus Suap DPRD Jatim?

Sementara itu Bambang didakwa pernah menyetor uang kepada Basuki dan Kabil masing-masing sebesar Rp 150 juta. Seperti halnya Rohayati, Bambang memberikan uang kepada dua pimpinan Komisi B DPRD Jawa Timur  untuk melancarkan persetujuan Dewan atas anggaran dan rencana kerja dinas yang dipimpinannya itu.

Jaksa mengatakan uang yang diberikan Bambang dan Rohayati merupakan uang komitmen dari kepala dinas terkait yang dibayarkan tiap triwulan. Menurut jaksa, tiap tahun kepala dinas berkomitmen membayar Rp 500-600 juta ke Komisi B terkait pengawasan dan pemantauan dari DPRD Provinsi Jawa Timur.

Atas dakwaan itu, kuasa hukum ketiganya menyatakan tidak mengajukan eksepsi. "Kami fokus ke fakta persidangan," kata pengacara Rohayati, Ari Nizam. Adapun pengacara Bambang dan Anang, Suryono Pane, menyatakan perkara ini tidak benar disebut suap-menyuap, melainkan pungli. "Karena klien kami tidak mendapatkan keuntungan apa-apa."

Lihat: Soekarwo Ganti Dua Pejabat yang Jadi Tersangka Suap DPRD Jatim

Kasus ini terungkap saat KPK melakukan operasi tangkap tangan yang dilakukan pada awal Juni 2017 lalu. Dalam OTT itu, penyidik menemukan uang Rp 150 juta dari tangan Rahman, staf Komisi B DPRD Jatim. Uang itu berasal dari Anang yang merupakan ajudan Bambang. Duit itu ditujukan kepada Basuki untuk pembayaran triwulanan kedua.

Selain Rohayati, Bambang, dan Anang, KPK juga menetapkan  Mochamad Basuki, Kabil, dan dua staf Komisi B DPRD Jawa Timur  Santoso dan Rahman Agung, sebagai tersangka penerima suap. Mereka berempat saat ini masih diperiksa KPK. Disinggung apakah uang komitmen itu mengalir ke anggota Komisi B lainnya, "Tunggu saja saat pemeriksaan saksi," kata Budi.

NUR HADI






KPK Periksa 7 Anggota DPRD Jawa Timur di Kasus Suap Pengelolaan Dana Hibah

4 hari lalu

KPK Periksa 7 Anggota DPRD Jawa Timur di Kasus Suap Pengelolaan Dana Hibah

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan empat tersangka.


Kasus Sahat Tua Simanjuntak, KPK Bawa Enam Koper Usai Penggeledahan di DPRD Jatim

47 hari lalu

Kasus Sahat Tua Simanjuntak, KPK Bawa Enam Koper Usai Penggeledahan di DPRD Jatim

KPK menyita enam buah koper setelah melakukan penggeledahan di Gedung DPRD Jawa Timur di Surabaya di kasus Sahat Tua Simanjuntak


Jadi Tersangka Kasus Dana Hibah, Sahat Tua Simanjuntak Miliki Harta Rp 10,7 Miliar

52 hari lalu

Jadi Tersangka Kasus Dana Hibah, Sahat Tua Simanjuntak Miliki Harta Rp 10,7 Miliar

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak, resmi ditetapkan tersangka kasus suap dana hibah dari APBD Jawa Timur.


Kasus Sahat Tua Simanjuntak, KPK Prediksi Dana Hibah yang Sampai ke Penerima Hanya 70 Persen

52 hari lalu

Kasus Sahat Tua Simanjuntak, KPK Prediksi Dana Hibah yang Sampai ke Penerima Hanya 70 Persen

Korupsi dana hibah dari APBD Jawa Timur menyeret Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak. Dana yang digelontorkan Rp 7,8 triliun


Surya Darmadi Kembali Sebut Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Mengada-Ada

18 September 2022

Surya Darmadi Kembali Sebut Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Mengada-Ada

Surya Darmadi menyatakan dirinya seharusnya hanya mendapatkan sanksi administratif, bukan pidana.


Komisi Yudisial Diminta Pantau Persidangan Tipikor di Banjarmasin

22 April 2022

Komisi Yudisial Diminta Pantau Persidangan Tipikor di Banjarmasin

Berharap Majelis Hakim tidak dapat diintervensi oleh pihak-pihak yang beritikad jahat


Di Sidang Tipikor, Netanyahu Mengklaim Dirinya Dijebak

24 Mei 2020

Di Sidang Tipikor, Netanyahu Mengklaim Dirinya Dijebak

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, berusaha tampil tak bersalah di sidang tindak pidana korupsi. Ia mengklaim polisi korup menjebaknya.


Surati Presiden dan DPR, KPK Minta UU Tipikor Direvisi

19 Desember 2019

Surati Presiden dan DPR, KPK Minta UU Tipikor Direvisi

Agus Rahardjo menilai, UU Tipikor sebenarnya lebih penting dibandingkan UU KPK.


Suap DPRD Jatim, KPK Tetapkan Dua Kepala Dinas Jadi Tersangka

7 Juli 2018

Suap DPRD Jatim, KPK Tetapkan Dua Kepala Dinas Jadi Tersangka

Penetapan tersangka terhadap keduanya menambah daftar nama yang dijerat dalam perkara suap DPRD Jatim.


Data ICW: Tilep Rp 29,41 Triliun, Ribuan Koruptor Divonis Ringan

3 Mei 2018

Data ICW: Tilep Rp 29,41 Triliun, Ribuan Koruptor Divonis Ringan

Hanya 300 dari 1.032 terdakwa pada semester 2 tahun 2017 yang dituntut hukuman di atas 4 tahun.