Telkom dan Krakatau Steel Bantu Masyarakat Banten

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan PT Krakatau Steel melalui program BUMN Hadir untuk Negeri menyerahkan bantuan Rp 2,34 miliar kepada masyarakat Provinsi Banten.

    PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan PT Krakatau Steel melalui program BUMN Hadir untuk Negeri menyerahkan bantuan Rp 2,34 miliar kepada masyarakat Provinsi Banten.

    INFO NASIONAL - Sebagai wujud kehadiran badan usaha milik negara (BUMN) yang senantiasa memberi manfaat bagi bangsa, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan PT Krakatau Steel melalui program BUMN Hadir untuk Negeri menyerahkan bantuan Rp 2,34 miliar kepada masyarakat Provinsi Banten saat kegiatan jalan sehat 5k di Kota Serang, Minggu, 13 Agustus 2017. Bantuan diserahkan Menteri BUMN Rini Soemarno didampingi Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga dan Direktur Utama Krakatau Steel Mas Wigrantoro R. Setiyadi.

    Dalam kesempatan charity tersebut, Telkom menyerahkan bantuan berupa fasilitas broadband learning center, pembinaan sanggar seni, juga pembangunan tujuh jembatan penyeberangan. Pembangunan jembatan itu sebagai bagian dari komitmen pembangunan 52 jembatan penyeberangan di seluruh Indonesia. Selain itu, sejalan dengan program tanggung jawab sosial Telkom Peduli Budaya, Telkom memberikan bantuan perbaikan sarana jalan untuk mendukung kemudahan akses masyarakat Badui serta bantuan kebutuhan pokok. Dengan demikian, total bantuan yang diberikan Telkom Rp 1,52 miliar.

    Menteri Rini menyampaikan apresiasi kepada semua BUMN yang melaksanakan program BUMN Hadir untuk Negeri secara serentak di 34 provinsi di seluruh Indonesia bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia ke-72. “Saya mengapresiasi semua BUMN yang telah bersinergi untuk hadir di tengah-tengah masyarakat pada momen peringatan kemerdekaan bangsa ini. Melalui program ini, saya berharap masyarakat merasakan manfaat positif dari keberadaan BUMN yang turut terlibat dalam pembangunan nasional serta berkontribusi terhadap kesejahteraan sosial dan kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya.

    Secara terpisah, Gubernur Banten Wahidin Halim mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan bagi masyarakat serta penyelenggaraan kegiatan jalan sehat BUMN di Provinsi Banten. “Mewakili masyarakat Banten, saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian BUMN yang telah menginisiasi program BUMN Hadir untuk Negeri serta kepada Telkom dan Krakatau Steel yang telah memberikan bantuan-bantuan kepada masyarakat Banten juga komunitas adat budaya di sini. Kami berharap semua bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal dan menambah semangat masyarakat meningkatkan kesejahteraan bersama,” ucapnya.

    Diikuti lebih dari 20 ribu peserta, jalan sehat 5k merupakan bagian dari implementasi gerakan #AyoBerjalan yang akan dilaksanakan serentak BUMN di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Selanjutnya gerakan #AyoBerjalan rencananya akan secara rutin dilaksanakan bersama BUMN setiap tiga bulan sekali.

    Mengusung tema “17 Semarak Kemerdekaan”, jalan sehat diawali dengan semarak drumband berupa atraksi marching band serta dimeriahkan semarak busana Nusantara dengan menampilkan keragaman busana Nusantara. Terdapat pula kegiatan semarak bendera dan semarak melodi Nusantara yang melibatkan para peserta jalan sehat. Selain itu, dimeriahkan kegiatan semarak budaya Nusantara dengan menampilkan berbagai seni budaya khas Indonesia, khususnya yang berasal dari Provinsi Banten. Kegiatan ini juga menghadirkan semarak kuliner, yaitu berbagai sajian makanan dan minuman khas Indonesia.

    Kegiatan jalan sehat 5k ini juga membagikan 72 unit hadiah menarik bagi peserta yang beruntung. Jalan sehat juga semakin semarak dengan adanya penampilan artis-artis Tanah Air. Selain itu, terdapat booth-booth khusus BUMN lain yang ada di Banten serta para pelaku usaha mikro kecil dan menengah binaan BUMN yang menampilkan berbagai produk masing-masing.

    Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo menjelaskan, kegiatan olahraga dalam rangka perayaan kemerdekaan ini sejalan dengan inisiatif perusahaan untuk menginspirasi masyarakat meningkatkan pola hidup sehat. “Telkom bersama semua BUMN berupaya menularkan semangat gerakan #AyoBerjalan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Kegiatan jalan sehat di Banten ini merupakan salah satu momen yang tepat sebagai upaya menggugah minat masyarakat Banten untuk terbiasa berjalan kaki,” tuturnya.

    Arif melanjutkan, beberapa hasil riset di beberapa negara dari para ahli dapat menjadi dasar informasi agar masyarakat semakin giat berjalan kaki. “Hasil riset dari Standford University mengenai kebiasaan berjalan kaki di beberapa negara mengungkapkan masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang jarang berjalan kaki dengan rata-rata 3.513 langkah per hari. Jumlah ini bawah rata-rata 4.961 langkah per hari dari 111 negara yang disurvei. Karena itu, mengedukasi masyarakat mengenai dampak positif berjalan kaki merupakan tanggung jawab berbagai pihak. Salah satunya Telkom sebagai perusahaan milik negara dari sektor telekomunikasi dengan berbagai produk dan layanan digital yang digunakan masyarakat untuk memudahkan kehidupan sehari-hari. Gerakan #AyoBerjalan yang memiliki slogan Melangkah Ceria Sehatkan Raga ini merupakan inisiatif untuk membangkitkan budaya berjalan kaki masyarakat Indonesia,” ujarnya.

    Arif menegaskan Telkom bersama PT Krakatau Steel berkomitmen bersinergi menyukseskan program BUMN Hadir untuk Negeri di Provinsi Banten melalui pelaksanaan empat rangkaian kegiatan peringatan dan perayaan kemerdekaan Indonesia ke-72. “Selain jalan sehat 5k, Telkom bersama PT Krakatau Steel akan melaksanakan upacara bendera peringatan proklamasi 17 Agustus di Pantai Carita. Kami juga bersinergi melakukan renovasi rumah para pejuang kemerdekaan melalui program Bedah Rumah Veteran serta kegiatan pertukaran pelajar antarprovinsi dalam program Siswa Mengenal Nusantara yang telah terlaksana beberapa waktu lalu," katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.