Kasus Umroh Murah, Polisi Tahan Anniesa Hasibuan dan Andika  

Reporter

Direktur Utama First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari Hasibuan. TEMPO/Frannoto

TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Badan Reserse Kriminal Polri menetapkan pemilik PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel, Andika Surahman dan Anniesa Devitasari Hasibuan, sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan dan penyelenggaraan haji dan umrah.

Andika dan Annisa adalah pasangan suami-istri. "Kami sudah melakukan pemeriksaan. Kemarin ditangkap dua, yaitu Dirut PT First Travel, Andika Surahman, dan Anniesa Devitasari Hasibuan. Mereka berdua suami-istri," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Brigadir Jenderal Herry Rudolf Nahak di kantornya di Jakarta, Kamis, 10 Agustus 2017.

Baca: Bos First Travel Anniesa Hasibuan Pernah Jualan Burger dan Pulsa

Menurutnya, penyidik telah mengantongi beberapa bukti untuk menetapkan keduanya menjadi tersangka. Tersangka ditahan di Badan Reserse Kriminal selama dua puluh hari. "Bisa diperpanjang," ujarnya.

Penyidik, kata dia, terus melakukan langkah penyidikan berikutnya. Beberapa di antaranya menggeledah kantor First Travel di T.B. Simatupang, Jakarta Selatan, dan rumah pribadi keduanya. "Kami duga masih tersimpan alat bukti di sana," ucapnya.

Simak: First Travel Jalan TB Simatupang Tutup Layanan Haji Akhir Pekan

Perusahaan biro perjalanan umrah itu kini tengah terlilit masalah. Kementerian Agama secara resmi menjatuhkan sanksi administrasi pencabutan izin operasional sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Dasarnya, Keputusan Menteri Agama Nomor 589 Tahun 2017 per 1 Agustus 2017.

Pencabutan izin dilakukan karena First Travel dinilai terbukti telah melanggar Pasal 65 huruf a Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji.

Lihat: Alasan Kementerian Agama Cabut Izin Penyelenggaraan First Travel

Kepolisian menyangka keduanya melanggar Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP soal penggelapan dan penipuan. "Kemungkinan kami akan kembangkan ke pasal tindak pidana pencucian uang," ujarnya.

ARKHELAUS W.






Bareskrim Didesak Segera Periksa Kapolda Metro Fadil Imran, Sesuai Aturan Kapolri Listyo Sigit

38 hari lalu

Bareskrim Didesak Segera Periksa Kapolda Metro Fadil Imran, Sesuai Aturan Kapolri Listyo Sigit

Pengamat Kepolisian, Bambang Rukminto menyampaikan Bareskrim Polri harus segera memeriksa Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran.


Rizieq Shihab Bebas Bersyarat, Disambut Anak dan Menantu, Serta Cium Kening Istri

20 Juli 2022

Rizieq Shihab Bebas Bersyarat, Disambut Anak dan Menantu, Serta Cium Kening Istri

Keluarga menyambut Muhammad Rizieq Shihab atau biasa dikenal Habib Rizieq di rumahnya di Petamburan. Rizieq Shihab bebas bersyarat hari ini.


Anggota Polda Metro Jaya Raih Gelar Doktor dengan Studi First Travel dan Pandawa

7 Januari 2022

Anggota Polda Metro Jaya Raih Gelar Doktor dengan Studi First Travel dan Pandawa

Anggota Polda Metro Jaya Komisaris Supriyanto berhasil meraih gelar doktor kriminologi dengan predikat Cumlaude dari FISIP UI.


PK Terpidana First Travel: Aset yang Dirampas Negara Dikembalikan ke Korban

12 Agustus 2020

PK Terpidana First Travel: Aset yang Dirampas Negara Dikembalikan ke Korban

Terpidana kasus penipuan dan penggelapan oleh First Travel mengajukan PK ke Pengadilan Negeri Depok, pada Senin, 11 Agustus lalu.


YLKI Minta Kasus Jiwasraya Jangan Sampai Seperti First Travel

14 Januari 2020

YLKI Minta Kasus Jiwasraya Jangan Sampai Seperti First Travel

Khawatir nasib nasabah Jiwasraya sama seperti korban First Travel, YLKI minta jaminan Erick Thohir.


BPKN Minta Pemerintah Berangkatkan Umrah Jamaah First Travel

16 Desember 2019

BPKN Minta Pemerintah Berangkatkan Umrah Jamaah First Travel

Pemerintah diminta bertanggung jawab terhadap jamaah First Travel.


Korban Penipuan Properti Syariah Cemas Bernasib Sama First Travel

16 Desember 2019

Korban Penipuan Properti Syariah Cemas Bernasib Sama First Travel

Beberapa korban penipuan rumah berkedok pengembang syariah, khawatir akan bernasib sama seperti korban First Travel.


Tujuh Agen Perjalanan Patungan Biayai Umrah Korban First Travel

6 Desember 2019

Tujuh Agen Perjalanan Patungan Biayai Umrah Korban First Travel

Sebanyak 1.000 orang korban First Travel akan dibiayai umrah oleh tujuh pengusaha agen perjalanan.


Agen Perjalanan Ini Diduga Menipu, Instagram Penuh Hujatan

4 Desember 2019

Agen Perjalanan Ini Diduga Menipu, Instagram Penuh Hujatan

Agen perjalanan Easy To Holiday diduga melakukan penipuan kepada calon pelancong.


Mirip First Travel, Agen Perjalanan Ini Rugikan Calon Pelancong

4 Desember 2019

Mirip First Travel, Agen Perjalanan Ini Rugikan Calon Pelancong

Setelah First Travel yang merugikan ratusan jemaah hingga miliaran rupiah, kali ini, Easy To Holiday