Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Jawa Barat Bagian Selatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengukuran amplitudo maksimal (amak) pada alat seismograf / ilustrasi kekuatan gempa. ANTARA FOTO

    Pengukuran amplitudo maksimal (amak) pada alat seismograf / ilustrasi kekuatan gempa. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Bandung - Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah selatan Jawa Barat, Sabtu, 3 Juni 2017. Sumber gempa berada di laut, namun tidak memicu tsunami.

    "Jaraknya 48 kilometer selatan Pameutingan, Cipatujah, Tasikmalaya," kata Daryono, Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Sabtu, 3 Juni 2017.

    Baca juga: BMKG Periksa Munculnya Air Beberapa Detik Setelah Gempa Poso

    BMKG mencatat gempa itu terjadi pukul 10.22 WIB. Episenter atau pusat gempa terletak pada koordinat 8,12 Lintang Selatan dan 107,94 Bujur Timur. Lokasi tepatnya di Samudera Hindia selatan Jawa Barat pada kedalaman 33 kilometer.

    Peta tingkat guncangan menunjukkan bahwa gempa ini dirasakan pada skala intensitas II versi BMKG atau III MMI di Garut, Ciamis. Tasikmalaya, Singaparna, Soreang, Sukaraja, Cikalong, Pameungpeuk, dan Cikelet. "Beberapa warga dilaporkan sempat berlarian keluar rumah karena panik," kata Daryono.

    Dilihat dari lokasi dan kedalamannya, gempa ini merupakan jenis gempa intraplate dangkal akibat penyesaran dalam lempeng Eurasia, karena episenter berada di bagian utara cekungan busur muka. BMKG meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu, karena gempa tidak berpotensi tsunami.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.