Wagub NTB Harapkan Mahasiswa UIN Turut Menjaga Keamanan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri. TEMPO/Suryo Wibowo

    Ilustrasi mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Mataram - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Amin mengajak seluruh mahasiswa, menjadi kaum intelektual yang pandai mengkaji, memilih, memilah serta bersikap cerdas menyikapi berbagai permasalahan yang ada di masyarakat.

    Mahasiswa NTB, menurut Wagub Amin, harus ikut serta dalam upaya menjaga keamanan dan ketenteraman serta proaktif dan peduli terhadap situasi lingkungannya, agar tidak mudah disusupi kelompok-kelompok radikal yang dapat merusak masa depan generasi muda.

    Baca juga:

    Ekonomi NTB Minus Karena Menurunnya Produksi Amman

    Muhammad Amin menyampaikannya sewaktu bertemu civitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram saat tasyakuran tranformasi Istitut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram ke UIN di Kampus UIN Mataram, Kamis, 25 Mei 2017 pagi.

    Menurutnya, mahasiswa sebagai kaum terdidik, jangan sampai memberi tempat pada bagi oknum, maupun golongan yang berniat menggangu stabilitas keamanan di masyarakat. Jangan sampai terbujuk oleh berbagai aliran yang menyesatkan, yang tidak sesuai ajaran agama. ''Maupun yang berpotensi menimbulkan perpecahan di masyarakat, '' katanya.

    Baca pula:

    Mataram Kondusif Pasca Aksi Kasus Penghinaan kepada Gubernur NTB

    Mengenai transformasi IAIN ke UIN yang sebelumnya telah melalui perjuangan panjang dan kajian komprehensif, harus disikapi dengan rasa syukur dan bangga . Khusus bagi keluarga besar UIN, Muhammad Amin berpesan agar perwujudan kesyukuran itu ditunjukkan dengan sikap mampu berperan menciptakan perubahan dalam hal yang positif, bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan dan negara.

    Dengan status sebagai UIN, wagub berharap agar mahasiswa selalu semangat belajar, sehingga kualitas sumber daya manusiankita di daerah ini nantinya akan meningkat dan tak kalah saing dengan daerah lainnya.

    Rektor UIN Dr. H. Mutawali M. Ag pada kesempatan yang sama mengungkap Perjuangan transformasi IAIN menjadi UIN mataram tidaklah mudah. Setelah melalui proses panjang sejak diajukan tahun 2013 lalu, akhirnya pada bulan April 2017, Pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 34 / 2017 telah mengubah status hukum lima Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di lima kota di Indonesia menjadi Universitas Islam Negeri, salah satunya UINMataram.

    Kebijakan ini dilakukan dalam rangka memenuhi tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan proses integrasi ilmu Agama Islam dengan berbagai rumpun ilmu pengetahuan. Kedepannya, UIN yang visi dan misinya turut mendukung visi dan misi daerah ini diharapkan dapat menjadi elemen penggerak bagi pembangunan SDm daerah. " Kami harap Bapak Wakil Gubernur selalu mendukung program kami nanti, kata Rektor.

    Acara tasyakuran transformasi iain menjadi UIN juga dirangkaikan dengan peluncuran logo UIN secara resmi oleh Wakil Gubernur NTB. " Semoga logo baru ini menjadi semangat untuk majukan lembaga pendidikan yang kita banggakan ini," kata Amin.

    SUPRIYANTHO KHAFID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.