Heboh WannaCry di Indonesia, RS Dharmais: Tebusannya Uang Bitcoin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi serangan virus ransomware. shutterstock.com

    ilustrasi serangan virus ransomware. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat, menjadi korban peretasan akibat sejenis malware, Ransomware WannaCry. Para peretas itu membobol sistem entry data rawat inap pasien rumah sakit dan meminta tebusan.

    "Muncul (permintaan tebusan). Sekitar Rp 4 juta atau US$ 300. Diminta dibayarkan dalam bentuk Bitcoin," kata Abdul Kadir, Direktur Utama RS Dharmais, saat dihubungi Tempo via telepon, Senin, 15 Mei 2017.

    Baca:
    Jawa Barat Matikan Jaringan 12 Jam untuk Cegah Serbuan Ransomware
    Rudiantara: Ransomware WannaCry Serang Windows Lama

    Permintaan ini muncul dalam layar sistem yang diretas. Menurut Abdul, selain sistem entry data, sistem antrean ikut terkena. Kejadian ini diketahui pada pukul 05.00 WIB, Sabtu, 13 Mei 2017.

    "Petugas entry kami mau memasukkan data ke sistem, tapi tampilan sistemnya berubah," kata Abdul. Layar sistem seluruhnya tertutup huruf. Di salah satu bagiannya, kata Abdul, muncul permintaan tebusan sebesar US$ 300.

    Abdul mengatakan tidak memenuhi keinginan peretas itu dan menolak membayar. Tim sistem informasi rumah sakit (SIRS) langsung mengambil tindakan untuk memulihkan kembali sistem yang sempat tumbang.

    Simak juga: Serangan Virus Ransomware, Rumah Sakit di Yogyakarta Waspada

    Hingga Senin, 15 Mei 2017, sistem komputer di RS Dharmasi berangsur-angsur membaik. "Dalam satu-dua hari ini sudah mulai pulih," kata Abdul. Ia pun memastikan data pasien masih tetap aman. Pasalnya, kata Abdul, tim SIRS memiliki back-up data seluruh data.

    Ia mengatakan tak ada kerugian material akibat kejadian ini. Namun ia mengatakan sempat terjadi keterlambatan pelayanan kepada para pasien. Menurut Abdul, hari ini antrean pelayanan sudah mulai tampak kembali normal.

    Ransomware adalah sejenis aplikasi tools/perangkat perusak yang dirancang serta ditanamkan secara diam-diam. Program malware ini dijalankan secara jarak jauh dan berakibat pada terhalangnya akses pada sistem komputer atau data. Ia bekerja dengan mengunci sistem dengan cara mengenkripsi file sehingga tidak dapat diakses hingga tebusan dibayar.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.