Perpustakaan Berdinding Limbah Wadah Es Krim Diminati Anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Microlibrary, perpustakaan unik tingkat kelurahan di Jalan Bima 100 B, Kota Bandung. TEMPO/Anwar Siswadi

    Microlibrary, perpustakaan unik tingkat kelurahan di Jalan Bima 100 B, Kota Bandung. TEMPO/Anwar Siswadi

    TEMPO.CO, Bandung -Koleksi buku dan Internet gratis di Microlibrary Jalan Bima Nomor 100 B Kota Bandung saling bersaing peminat. Pengelola perpustakaan berdinding dari limbah wadah es krim ini berencana membuat aturan baru agar para pengunjung tetap tertarik ke literasi.

    “Paling tidak baca judul bukunya saja dulu baru main Internet,” kata seorang pengelola Microlibrary, Devih Desdian Dwi Hendra, Senin, 17 April 2017.

    Baca juga: Sungai di Bandung Bakal Disulap Seperti di Korea  

    Microlibrary merupakan gedung perpustakaan seluas 160 meter persegi. Dirancang unik dengan dinding yang berupa susunan wadah bekas es krim, tempat itu menjadi salah satu perpustakaan tingkat kelurahan yang diresmikan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pada September 2015 lalu.

    Selepas waktu rehat tengah hari, Senin, 17 April 2017 misalnya, lima orang anak berusia pelajar Sekolah Dasar bergegas masuk. Alih-alih membaca buku yang berjejer di rak kayu, mereka berkumpul di sudut perpustakaan sambil mengeluarkan smartphone miliknya masing-masing.

    Salah seorang di antaranya menancapkan kabel untuk mengisi baterai handphone. Rekan lainnya memasang earphone. Mereka pun langsung asyik berselancar di dunia maya. “Internetnya gratis, di sini juga tempatnya lebih adem,” kata salah seorang anak.

    Devih mengakui kondisi seperti itu. Sebagian pengunjung terutama anak-anak lebih menyukai bermain Internet daripada membaca buku. Tempat itu memang menyediakan wi-fi gratis. Ia tengah mencari cara dan ketentuan baru bagi pengunjung agar datang untuk membaca buku.

    Menurutnya, anak-anak perlu diwajibkan untuk membaca buku dulu sebelum bermain dengan Internet. Jaringan pun perlu dipasangi kata kunci. “Memang harus bertahap karena mereka tidak bisa dipaksa langsung untuk gemar membaca,” ujarnya. Para pengunjung anak-anak berasal dari sekitar perpustakaan di wilayah Kelurahan Arjuna Kecamatan Cicendo itu.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.