Susno Duadji Diorbitkan Jadi Calon Gubernur Sumatera Selatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komjen Pol. (Purn) Susno Duadji. TEMPO/Dasril Roszandi

    Komjen Pol. (Purn) Susno Duadji. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Palembang--Gerakan Pemuda Peduli Pilkada Sumsel (GPPPS) yang terdiri dari beberapa aktivis kampus dan pemuda di daerah itu berupaya menjaring kandidat calon Gubernur Sumatera Selatan. Mereka berkeliling dari tokoh  satu ke tokoh yang lain.

    Presidium GPPPS Febri Walanda mengatakan mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal (Purnawirawan) Susno Duadji merupakan salah satu yang didorong. Susno memang disebut-sebut bakal maju dalam pilkada yang berlangsung tahun depan itu. "Untuk (mendatangi) Pak Susno jadwalnya belum bisa dipastikan," kata Febri, Selasa, 7 Februari 2017.

    Baca: Kata Abraham Samad Soal Penetapan Tersangka Dahlan Iskan

    Namun ia memastikam seluruh tokoh daerah yang akan maju dalam agenda politik lima tahunan itu bakal mereka sambangi. Selasa siang GPPPS  berbincang bersama Saifudin Aswari Riva'i. Dari sosok Bupati Lahat tersebut, para aktivis lintas kampus  mengaku mendapatkan banyak hal, mulai dari  perjalanan kehidupan, pandangan mengenai pembangunan, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya manusia, ekonomi, kepemimpinan, pertanian dan sendi-sendi kehidupan lainnya. 

    Menurut mantan presiden mahasiswa Universitas Sriwijaya ini, GPPPS terdiri atas para perwakilan mahasiswa Unsri, Polsri, UIN RF, PGRI, dan UMP serta perwakilan Pemuda di Sumatera Selatan. Selain Susno dan Aswari, tokoh yang bakal didengarkan pemikirannya adalah Wakil Gubernur Ishak Mekki, Edy Santana, Herman Deru, Syahrial Oesman, Giri Ramanda, para ketua partai tingkat provinsi, tokoh masyarakat, ormas, pemuda dan karang taruna.

    Simak: 2 Kasus Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang Akan Disidangkan

    Dico Arianto, salah seorang mahasiswa di kawasan Plaju  mengatakan mahasiswa sudah selayaknya mengenal sosok yang kelak bakal memimpin sekitar 8 juta rakyat Sumatera Selatan. Ia mengapresiasi gagasan GPPPS karena langkah tersebut menurutnya sangat relevan dengan tujuan mendapatkan pemimpin terbaik dalam memajukan suatu daerah. "Karena kita butuh pemimpin yang memiliki banyak kemampuan," katanya.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.