Bom Pipa di Kuningan, Pelaku: Untuk Mengusir Tawon  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Machfoed Gembong

    TEMPO/Machfoed Gembong

    TEMPO.CO, Kuningan - Kepala Kepolisian Resor Kuningan Ajun Komisaris Besar Syahddudi memastikan bom pipa yang meledak bukan berdaya ledak tinggi, melainkan semacam petasan racikan sendiri, karena berbahan racun tikus. Meskipun ledakannya cukup mengagetkan warga Dusun Kliwon, RT 01 RW 01, Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Ahad, 6 Februari 2016.

    Syahddudi menjelaskan benda semacam bom terbuat dari pipa besi bekas sepeda, si perakit ‘bom’ itu bernama Urip, 51 tahun, mengakui perbuatannya dan kini diamankan di Polsek Jalaksana. Tujuan Urip membuat benda itu untuk mengusir tawon yang ada di rumah tetangganya Daufi.

    “Semula pipa besi itu dimasukkan dua bungkus racun tikus dan mengeluarkan asap, tapi tidak berhasil mengusir tawon, lalu di isi empat bungkus, ketika dicoba ternyata meledak,” kata Syahduddi di Mapolsek Jalaksana, Senin malam, 6 Februari 2017.

    Pelaku mencoba membantu tetangganya untuk mengusir tawon yang bersarang di rumah Daufi, racun tikus dimasukkan ke pipa besi, lalu diberi sumbu. Ketika dibakar pipa ini mengeluarkan asap sedikit. Lalu urip penasaran dia memasukan empat bungkus racun tikus, kemudian dia membakar kembali dan berharap asap tebal dari pipa itu berhasil mengusir tawon. Namun bukan asap yang keluar melainkan api. Urip langsung melempar benda itu ke dekat jemuran rumah Sutrima, 55 tahun, tetangga Daufi. Benda itu akhirnya meledak, karena suasana malam ledakan terdengar keras.

    Mengetahui benda bikinannya meledak seperti bom, Urip langsung kabur ketakutan. Sutrima pemilik rumah dan tetangganya Ono sempat keluar rumah setelah ledakan, mereka melihat asap tebal putih mengepul di halaman rumahnya. Bau potasium atau bahan membuat petasan tercium menyengat.

    “Waktu itu saya mau tidur, tiba-tiba ada ledakan keras, saya kira tabung gas meledak, pas keluar ternyata banyak asap putih,” kata Sutrima. Ledakan yang tidak menyebabkan kerusakan pada malam itu mengundang warga untuk melihat.

    Urip didatangi polisi, ia pun mengaku perbuatannya. Pelaku diduga tidak sengaja membuat benda untuk mengusir tawon yang mirip dengan bom pipa. Senin siang di lokasi kejadian Tim Penjinak Bom Detasemen C Brigade Mobil Kepolisian Daerah Jawa Barat melakukan olah kejadian perkara dan mengamankan pipa bekas ledakan.

    Urip saat ini masih berada di Mapolsek Jalaksana, dia mengaku sering membuat benda itu untuk mengusir tikur di sawah dan berhasil, karena asap yang mengepul cukup banyak. “Sering saya buat untuk mengusir tikus dan tidak pernah meledak, tapi kemarin malah meledak seperti petasan,” kata Urip yang menyesali perbuatan cerobohnya.

    DEFFAN PURNAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.