Sidang Kasus Rizieq, Kejati Jawa Barat Siapkan Jaksa Senior

Reporter

Rizieq Shihab memberikan keterangan sebelum menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, 1 Februari 2017. Rizieq diperiksa terkait kasus dugaan makar. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Bandung - Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah menyiapkan lima jaksa senior untuk menjadi penuntut umum pada sidang dugaan penistaan Pancasila dan pencemaran nama baik Soekarno, yang disangkakan pada Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Syihab. Kejaksaan telah mempersiapkan jaksa saat Kepolisian Daerah Jawa Barat menyerahkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) pada awal Januari 2017.

Baca: Jadi Tersangka, Rizieq Ajukan Praperadilan

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati Jabar Raymond Ali mengatakan, lima jaksa tersebut khusus dibentuk oleh Kepala Kejati Jabar. Lima jaksa tersebut dipilih karena mereka dinilai berpengalaman dalam menuntut perkara yang menyita perhatian publik.

"Setelah kami menerima SPDP, Kepala Kejati sudah membentuk tim untuk Jaksa," ujar Raymond kepada wartawan di kantornya, Rabu, 1 Februari 2017.

Selain menjadi penuntut umum di pengadilan, kelima jaksa tersebut juga akan bertugas memeriksa berkas perkara yang disusun Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar. "Mereka juga akan menindaklanjuti kelengkapan berkas perkara," katanya.

Baca: Rizieq Ajukan Praperadilan, Polda: Pekan Depan Kami Panggil

Meski demikian, sampai saat ini kepolisian masih belum merampungkan berkas perkara atas nama tersangka Rizieq Syihab. Penyidik Polda Jabar masih harus melengkapi materi berkas. Salah satunya materi pemeriksaan terhadap Rizieq.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, penyidik akan melayangkan surat pemanggilan kepada Rizieq untuk pertama kalinya sejak berstatus sebagai tersangka.

"Nanti kalau sudah beres semuanya, kami akan limpahkan berkas ke Kejaksaan. Saat ini kami akan mulai memanggil Rizieq sebagai tersangka," ucap Yusri saat ditemui di Pengadilan Negeri Bandung, Rabu, 1 Januari 2017.

Sementara itu, pihak Rizieq masih berupaya melakukan gugatan praperadilan atas penetapannya sebagai tersangka.

Ketua Bantuan Hukum Front Pembela Islam Jawa Barat Kiagus Muhammad Choiri mengatakan, pihaknya sesegera mungkin akan mengajukan upaya praperadilan atas penetapan tersangka kepada pimpinan FPI Rizieq Syihab.

Baca: Rizieq Ajukan Praperadilan, Polisi Siapkan Pengamanan Sidang

"Sesegera mungkin (pengajuan praperadilan) setelah kami terima surat penetapan tersangka atau panggilan sebagai tersangka," ujar Choiri kepada Tempo, Rabu, 1 Februari 2017. "Surat penetapan tersangka akan kami terima kalau enggak sore ini (Rabu, 1 Februari 2017), besok."

Rizieq ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat atas dugaan menghina Pancasila dan mencemarkan nama baik Presiden Soekarno. Pentolan FPI ini disangkakan melanggar pasal 154A KUHP tentang penistaan simbol negara dan pasal 320 tentang pencemaran nama baik.

IQBAL T. LAZUARDI S.






Kepala BPIP: Perkuat Ideologi Pancasila dan Jadi Problem Solver

14 jam lalu

Kepala BPIP: Perkuat Ideologi Pancasila dan Jadi Problem Solver

Pentingnya memperkuat ideologi Pancasila di tengah paham ideologi lain yang berupaya memengaruhi bangsa Indonesia.


Catatan Sejarah Paris van Java Menjadi Julukan Kota Bandung

21 jam lalu

Catatan Sejarah Paris van Java Menjadi Julukan Kota Bandung

Julukan Paris van Java untuk Kota Bandung mulai mencuat ketika acara Kongres Internasional Arsitektur Modern di Swiss pada Juni 1928.


Hari Ini 212 Tahun Lalu, Kota Bandung Diresmikan Daendels

1 hari lalu

Hari Ini 212 Tahun Lalu, Kota Bandung Diresmikan Daendels

Herman Williem Daendels meminta Bupati Bandung dan Bupati Parakanmuncang memindahkan ibu kota kabupaten melalui surat tanggal 25 Mei 1810.


Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

3 hari lalu

Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

Massa Aksi Bela Rakyat yang menolak kenaikan harga BBM hendak menerobos barikade untuk menuju ke Istana.


Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

3 hari lalu

Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

Sekelompok emak-emak gabung Aksi Bela Rakyat menolak kenaikan harga BBM. Mereka datang sambil membawa alat masak.


FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

3 hari lalu

FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

FPI dan PA 212 menggelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga menuntut pemerintah menurunkan harga bahan pokok.


Bamsoet Dukung Festival Beta Pancasila Universitas Pattimura

6 hari lalu

Bamsoet Dukung Festival Beta Pancasila Universitas Pattimura

Festival Beta Pancasila mengamanatkan adanya keteguhan sikap dan tanggung jawab keluarga besar kampus untuk membela tanah air dalam wadah NKRI.


Dewan Pakar BPIP Ingatkan Mahasiswa Waspada Ideologi Transnasional

10 hari lalu

Dewan Pakar BPIP Ingatkan Mahasiswa Waspada Ideologi Transnasional

Di dunia tengah berkembang tiga paham ideologi transnasional. Mahasiswa harus pandai memilah dan bertahan pada ideologi Pancasila.


Kepala BPIP: Proklamasi Persatukan Indonesia yang Multikultur

10 hari lalu

Kepala BPIP: Proklamasi Persatukan Indonesia yang Multikultur

Banyak anggota BPUPKI merupakan tokoh dari berbagai agama dan kepercayaan. Semua bersatu untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka.


Deretan Pertimbangan Hakim Vonis Lepas Penembakan Laskar FPI

11 hari lalu

Deretan Pertimbangan Hakim Vonis Lepas Penembakan Laskar FPI

Dua polisi penembak laskar Front Pembela Islam (FPI), Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella, divonis lepas oleh majelis hakim P .