Jokowi Bagikan Kartu Indonesia Pintar, Dicabut Lagi jika...  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Jombang, Jawa Timur, 1 Agustus 2015. Dalam kunjungannya Jokowi membagikan Kartu Asistensi Penyandang Disabilitas, Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Indonesia Pintar. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Jombang, Jawa Timur, 1 Agustus 2015. Dalam kunjungannya Jokowi membagikan Kartu Asistensi Penyandang Disabilitas, Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Indonesia Pintar. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah melanjutkan pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP). Kali ini, pembagian KIP khusus ditujukan kepada pelajar yang berada di panti asuhan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Secara simbolis, Presiden Joko Widodo membagikan KIP kepada 12 pelajar.

    "Hati-hati, ini harus dipakai untuk hal-hal sekolah, tidak boleh beli pulsa," kata Presiden Jokowi di Kemayoran, Jakarta, Kamis, 26 Januari 2017. Menurut Presiden, kalau digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya, KIP akan dicabut.

    Baca:
    Mendikbud: Kebijakan Pendidikan Pusat-Daerah Tumpang Tindih

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membagikan KIP kepada 2.844 pelajar dari 309 sekolah. Pada 2017, pemerintah menargetkan menyebar KIP kepada 17,9 juta siswa dari keluarga miskin, termasuk yatim-piatu dari sekolah atau panti asuhan.

    Tahun lalu, baru 158.933 anak yatim-piatu yang menerima KIP dari total 896.781. Sisanya diharapkan dibagikan tahun ini.

    Pelajar di tiap jenjang mendapatkan dana yang berbeda. Bagi siswa sekolah dasar, besarnya dana bantuan Rp 450 ribu, pelajar sekolah menengah pertama Rp 750 ribu, dan siswa sekolah menengah atas Rp 1 juta. Bantuan itu diberikan sekali dalam setahun.

    Simak juga:
    Menteri Yasonna Dorong Antasari Azhar Bongkar Kasusnya

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy berharap penyerahan KIP tidak menghadapi kendala. Sebab, identitas siswa yatim-piatu sudah jelas tertera pada kartu tersebut. "Nama dan alamat sudah tertera di setiap panti asuhan," ujarnya.

    ADITYA BUDIMAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...