Ini yang Akan Dibicarakan Antasari Saat Bertemu Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua KPK Antasari Azhar disambut istrinya, anak, cucunya, saat keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Tangerang, 10 November 2016. Antasari Azhar divonis 18 tahun penjara pada 2009 atas kasus pembunuhan bos PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnain. TEMPO/Iqbal Ichsan

    Mantan Ketua KPK Antasari Azhar disambut istrinya, anak, cucunya, saat keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Tangerang, 10 November 2016. Antasari Azhar divonis 18 tahun penjara pada 2009 atas kasus pembunuhan bos PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnain. TEMPO/Iqbal Ichsan

    TEMPO.COTangerang - Presiden Joko Widodo dijadwalkan bertemu empat mata dengan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Antasari Azhar, Kamis sore, 26 Januari 2017.

    Antasari menemui Presiden sehari setelah mendapat grasi (pengampunan hukuman) atas perkara pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasruddin Zulkarnain.

    Kuasa hukum Antasari, Boyamin Saiman, dalam siaran tertulis menyebutkan pertemuan akan berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta. "Benar, terdapat rencana pertemuan tersebut hari ini pukul 16.00 di istana," tulis Boyamin.

    Baca: 
    Antasari Azhar Dijadwalkan Bertemu Presiden Jokowi

    Menurut dia, Antasari akan menyampaikan terima kasih telah diberi grasi oleh Presiden. "Selebihnya, tentang pembicaraan yang lain, mohon tunggu penjelasan langsung nanti sesaat dan sesudah pertemuan," demikian penjelasan Boyamin.

    Saat ditanya kedatangan Antasari ke Istana dalam rangka diundang atau menghadap, Boyamin tidak bisa memberi jawaban. Dia hanya berharap pertemuan tersebut berlangsung lancar, baik, dan membawa manfaat bagi penegakan kebenaran dan keadilan.

    Lihat: 
    Menkumham: Antasari Telah Bebas Sepenuhnya

    Antasari divonis 18 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Februari 2010 dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. Antasari sempat mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Namun Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperkuat hukuman yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Antasari akhirnya menempuh upaya hukum luar biasa melalui grasi kepada Presiden Jokowi pada 2015.

    AYU CIPTA

    Simak juga:
    Pengadilan Australia Menangkan Gugatan Ribuan Petani Rumput Laut NTT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?