Pelaku Pungli Dana Pengungsi Eks Timor Timur Jadi Tersangka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pungutan liar (Pungli)/Korupsi/Suap. Shutterstock

    Ilustrasi Pungutan liar (Pungli)/Korupsi/Suap. Shutterstock

    TEMPO.CO, Manado - Penyidik Kepolisian Daerah Sulawesi Utara menetapkan ML alias Martinus, 61 tahun, sebagai tersangka kasus pungutan liar (pungli) dana bantuan eks pengungsi Timor Timur yang bermukim di Kota Manado. “Kasusnya masih terus dikembangkan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Utara Komisaris Besar Marjuki saat dihubungi Tempo, Jumat, 21 Oktober 2016.

    Tersangka merupakan pensiunan guru dari Kelurahan Somompo, Kota Manado. Dia diciduk oleh aparat Resmob Polda Sulawesi Utara saat dilakukan operasi tangkap tangan (OTT), di halaman parkir Bank BNI Manado, Kamis, 20 Oktober 2016. Polisi menyita uang Rp 43 juta dari tangan Martinus.

    Menurut Marjuki, penyidik Polda sudah memeriksa delapan orang saksi. Mereka adalah warga eks pengungsi Timor Timur yang menjadi korban pungli. Aksi Martinus dilakukan saat menarik uang bantuan di kantor Bank BNI di beberapa wilayah, seperti di daerah Wanea dan Paal Dua.

    Marjuki menjelaskan, uang hasil pungli akan diserahkan kepada AM alias Alpius. Pegawai negeri di Perpustakaan Daerah Sulawesi Utara itu merupakan pengurus Komite Nasional Korban Timor Timur di Sulawesi Utara. Alpius belum ditetapkan sebagai tersangka dan masih berstatus sebagai saksi.

    Jumlah eks pengungsi Timor Timur di Sulawesi Utara mencapai 696 orang. Mereka tersebar di 15 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Dari jumlah itu, yang bermukim di Kota Manado sebanyak 420 orang. Setiap kepala keluarga mendapat dana bantuan Rp 10 juta per tahun.

    Kepala Biro Humas Provinsi Sulawesi Utara Jemmy Komendong mengatakan, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey sangat menyayangkan praktek pungli terhadap eks pengungsi Timor Timur itu. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah mengeluarkan instruksi kepada kabupaten/kota untuk memberantas praktek pungli. “Jika ada pegawai yang terlibat, Gubernur meminta untuk ditindak tegas.”

    BUDHY NURGIANTO

    Baca juga:
    Ahmad Dhani Jadi Calon Wakil Bupati, Maia Estianty Bereaksi
    Tedjo Edhy Masuk Partai Tommy Soeharto? Akbar Tidak Paham
    Ini yang Terjadi Saat Ayu Ting Ting Bertemu Nagita Slavina

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.