Ultah Pemprov Jawa Timur, Soekarwo Minta Bawahannya Introspeksi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Timur Soekarwo di acara pembukaan Investor Summit, yang diselenggarakan di Grand City Expo, Surabaya. TEMPO/Indrietta

    Gubernur Jawa Timur Soekarwo di acara pembukaan Investor Summit, yang diselenggarakan di Grand City Expo, Surabaya. TEMPO/Indrietta

    TEMPO.COSurabaya - Memasuki usia Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang ke-71, Gubernur Jawa Timur Dr H Soekarwo meminta semua pemangku jabatan di Pemerintah Provinsi Jawa Timur introspeksi diri apakah amanah yang diberikan masyarakat telah dilaksanakan dengan baik.

    “Mari introspeksi diri, apakah amanah untuk memperjuangkan rasa keadilan dengan didukung rasa aman dan nyaman telah terlaksana,” kata Soekarwo saat sambutan dalam acara “Malam Tasyakuran Hari Jadi Ke-71 Provinsi Jawa Timur Tahun 2016” di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, seperti dikutip dalam rilisnya, Selasa, 11 Oktober 2016.

    Introspeksi diri, menurut Gubernur, bertujuan memperbaiki ketidaksempurnaan. Soekarwo menjelaskan, kunci utama dalam memperbaiki ketidaksempurnaan adalah membangun persatuan dan mendahulukan kepentingan-kepentingan yang penting daripada kepentingan yang bisa ditunda.

    Baca juga:
    Macet Dera Jawa Timur, Ini Solusi Pakar Transportasi ITS  
    Feature: Pahit-Getir Hidup Nelayan di Sendang Biru, Malang  

    “Insya Allah seluruh yang hadir pada acara ini telah melaksanakan amanah tersebut dengan baik, walaupun tidak semua berjalan dengan sempurna,” tuturnya.

    Soekarwo mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sedang menghadapi ujian dengan terjadinya bencana di daerah-daerah. Namun, menurut dia, hal itu bisa cepat teratasi apabila semua instansi terkait bekerja sama membangun satu kesatuan. 

    Perayaan tersebut dihadiri istri Soekarwo, Nina Soekarwo, serta Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan istrinya, Fatma Saifullah Yusuf. Semua forum koordinasi pimpinan daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan 100 anak yatim yang berasal dari daerah Surabaya dan Sidoarjo turut hadir. Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Pakde Karwo, yang diserahkan kepada Ketua DPRD Jawa Timur Abdul Halim Iskandar.

    NI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.