Raider Mojokerto Berlatih Atasi Teror dan Bebaskan Sandera

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prajurit Korps Marinir TNI AL mempersiapkan mortir 60 mm saat apel kesiapan prajurit Batalyon Infanteri-3 Marinir di Lapangan apel Brigif-1 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, 22 Oktober 2015. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Prajurit Korps Marinir TNI AL mempersiapkan mortir 60 mm saat apel kesiapan prajurit Batalyon Infanteri-3 Marinir di Lapangan apel Brigif-1 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, 22 Oktober 2015. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Mojokerto - Batalyon Infantri (Yonif) Para Raider 503/Mayangkara menggelar latihan untuk memelihara kemampuan raider. Sejumlah materi akan diberikan pada prajurit Raider di antaranya patroli mobile udara, terjun penyegaran, pertempuran jarak dekat, bertempur di hutan, sampai mengatasi teror dan membebaskan sandera.

    “Latihan akan dilakukan selama 14 hari dan dibagi dua tahap, tahap basis dan lanjutan,” kata Komandan Yonif Para Raider 503/Mayangkara Mayor (Inf) Andri Sulistiawan, Senin, 5 September 2016.

    Sejak Minggu hingga Selasa 6 September 2016, sebanyak 400 prajurit mengikuti latihan basis berupa patroli mobile udara dan terjun penyegaran. “Setelah ini akan digelar latihan pertempuran jarak dekat,” katanya.

    Latihan patroli udara dan terjun penyegaran itu dilakukan di Stadion Gelora Gajahmada, Mojosari, Kabupaten Mojokerto, yang hanya berjarak 100 meter dari markas Yonif Para Raider 503. Latihan ini disaksikan masyarakat yang duduk di tribun stadion.

    Dari 400 prajurit dibagi beberapa kelompok berjumlah masing-masing enam orang. Mereka lari dan menaiki helikopter. Setelah itu helikopter terbang rendah dan prajurit turun dengan memegang tali yang dipasang di dua sisi helikopter.

    Menurut dia, prajurit raider tidak hanya memiliki kemampuan di darat, tapi juga harus mampu melakukan serangan dari udara. Tahap lanjutan direncanakan skenario penumpasan teroris dan pembebasan sandera di salah satu gedung di Kota Mojokerto.

    Andri mengatakan sejak berubah menjadi kesatuan Raider pada tahun 2015, Yonif 503 mulai memiliki jadwal latihan raider tiap tahun. “Tujuan latihan ini untuk meningkatkan kemampuan satuan dan membentuk prajurit Raider yang professional, handal, dan tangguh,” ujarnya.

    ISHOMUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.