Satu Lagi Anak Buah Santoso Tewas Ditembak Satgas Tinombala  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah personil membawa kantong jenazah ke ruang jenazah di RS Bhayangkara Palu, di Palu, 19 Juli 2016. Dua jenazah ini tertembak mati dalam operasi Tinombala oleh tim gabungan TNI/Polri di sebuah dusun di Tambarana, Poso. ANTARA/Zainuddin MN

    Sejumlah personil membawa kantong jenazah ke ruang jenazah di RS Bhayangkara Palu, di Palu, 19 Juli 2016. Dua jenazah ini tertembak mati dalam operasi Tinombala oleh tim gabungan TNI/Polri di sebuah dusun di Tambarana, Poso. ANTARA/Zainuddin MN

    TEMPO.CO, Poso - Kontak tembak antara personel Satuan Tugas Tinombala dan anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah, kembali pecah, Rabu, 17 Agustus 2016. Dalam peristiwa tersebut, satu orang yang tewas diduga anggota MIT pimpinan Santoso. Sedangkan satu lainnya berhasil kabur.

    "Ya betul tadi kontak tembak pukul 08.30 di wilayah Padopi, Poso Pesisir," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Ajun Komisaris Besar Hari Suprapto kepada Tempo, Rabu, 17 Agustus. Mereka dipastikan masuk ke daftar pencarian orang, tapi identitasnya belum disebutkan.

    Hari menambahkan, Satgas Tinombala saat ini masih melanjutkan pengejaran. Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, tim Nanggala-5 yang mengalami kontak itu. Tembak-menembak terjadi selama dua jam. Satu orang lainnya melarikan diri dengan membawa senapan jenis M-16.

    Saat terjadi kontak itu mereka diperkirakan hanya berdua. Selain menembak, mereka melawan dengan melemparkan bom lontong. Barang bukti yang disita dari dua pelaku itu adalah satu bom lontong, rompi, tempat masak, panci, piring, gergaji, sarung, senter, bahan makanan, golok, terpal, dan kaus kaki.

    AMAR BURASE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.