Reshuffle, PAN di Kursi Menpan & Golkar di Mentan?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kedua kanan) didampingi Ketua Panitia HUT ke-17 PAN Raja Sapta Oktohari (kiri) serta Sekjen PAN Eddy Soeparno (kedua kiri) secara simbolis membuka rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-17 Partai Amanat Nasional (PAN), Jakarta, 23 Juli 2015. ANTARA FOTO

    Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kedua kanan) didampingi Ketua Panitia HUT ke-17 PAN Raja Sapta Oktohari (kiri) serta Sekjen PAN Eddy Soeparno (kedua kiri) secara simbolis membuka rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-17 Partai Amanat Nasional (PAN), Jakarta, 23 Juli 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menampik isu partainya bakal diberi jatah satu kursi menteri oleh Presiden Joko Widodo. Sebelumnya santer beredar kabar, PAN mendapat kursi Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan akan diisi oleh kadernya, Didik Rachbini.

    "Saya belum dengar info tersebut," kata Eddy lewat pesan pendek pada Tempo, Selasa, 26 Juli 2016.

    Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan juga mengkonfirmasi hal yang sama. "Reshuffle terserah presiden," ucapnya.

    Baca juga: Cerita Luhut & Kisah Salah Tebak Sepatu Cibaduyut Jokowi

    PAN kerap diberitakan bakal mendapat jatah kursi menteri di Kabinet Kerja pemerintah Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, pasca menyatakan diri bergabung bersama kubu pemerintah. Selain PAN, Golkar yang lebih dahulu bergabung juga diisukan mendapat kursi menteri.

    Isu yang beredar Golkar akan mendapat jatah Menteri Pertanian dan akan diisi oleh kadernya, Siswono Yudi Husodo. Namun, Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid menampik kabar tersebut. "Tidak benar info tersebut, karena sampai sekarang belum ada kabar tentang hal itu," katanya.

    Nurdin menegaskan partainya tetap mendukung pemerintah Presiden Joko Widodo dan akan mendukungnya kembali dalam pemilihan presiden 2019, meski tidak diberi jatah menteri. "Golkar mendukung pemerintah tanpa syarat. Jadi, ada atau tidaknya menteri Golkar tidak berpengaruh pada dukungan terhadap Pak Jokowi," katanya.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.