PKS Lirik Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar Jadi Cagub Jabar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (dari kanan) Wagub Jabar Deddy Mizwar, Gubernur Jabar Aher dan Walikota Bandung Ridwan Kamil mendukung Persib Bandung. (republika.co.id)

    (dari kanan) Wagub Jabar Deddy Mizwar, Gubernur Jabar Aher dan Walikota Bandung Ridwan Kamil mendukung Persib Bandung. (republika.co.id)

    TEMPO.CO, Bandung - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berniat mencetak tiga kali kemenangan di pemilihan kepala daerah Gubernur Jawa Barat. Dua kemenangan PKS sebelumnya ditorehkan Gubernur Ahmad Heryawan yang memimpin Jawa Barat selama dua periode. "Pak Ahmad Heryawan sudah dua periode, kami juga ingin 2018 Jabar tetap dimenangkan oleh PKS. Kami ingin hat-trick," kata Presiden PKS Sohibul Iman di sela Simposium Nasional Kepala Daerah dan Anggota Legislatif Daerah PKS di Hotel Aryaduta, Jalan Aceh, Kota Bandung, Rabu, 2 Maret 2016.

    Lebih lanjut, Sohibul menambahkan, partainya sangat bernafsu untuk mengulang kesuksesan di pilkada Depok. "Kemarin di Depok kami bisa hat-trick, sekarang kami ingin hat-trick di Jabar," tuturnya.

    Untuk mewujudkan hal tersebut, PKS akan menyeleksi dan mengumpulkan nama-nama calon baik dari internal maupun eksternal partai. "Belum mengerucut ke calon, cuma ada yang beberapa yang muncul dalam radar," ujarnya.

    Ada lima nama tokoh yang disebutkan Sohibul. Dari internal terdapat nama Ketua DPP PKS Bidang Wilayah Dakwah Banten Jakarta dan Jawa Barat (Wilda Banjabar) Tate Qomaruddin dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat, Haris Yuliana.

    Dari eksternal terdapat tiga nama, yakni Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, istri Gubernur Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan, dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang baru saja menolak maju ke pilkada DKI Jakarta 2017.

    Nama-nama tersebut nantinya akan diseleksi kembali untuk melihat calon yang memiliki kans menang terbesar. "Tapi nanti kami lihat yang feasible," katanya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.