Mantan Anak Buah OC Kaligis Dituntut 3 Tahun Penjara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengacara yang juga mantan anak buah OC Kaligis, M. Yagari Bhastara alias Gary menjalani sidang perdananya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 25 November 2015. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Pengacara yang juga mantan anak buah OC Kaligis, M. Yagari Bhastara alias Gary menjalani sidang perdananya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 25 November 2015. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan anak buah Otto Cornelis Kaligis, M. Yagari Bastara alias Gary, dituntut 3 tahun kurungan penjara. Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi juga menuntut denda Rp 150 juta dengan subsider satu bulan penjara.

    "Memohon agar majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menyatakan terdakwa M. Yagari Bastara bersalah melakukan tindak pidana korupsi," kata jaksa Feby Dwiyando Spendy di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Rabu, 27 Januari 2016.

    Jaksa menilai Gary terbukti menjadi perantara suap yang dilakukan OC Kaligis yang merupakan bosnya. Ia memberikan uang kepada tiga hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Medan atas perintah OC Kaligis. Gary menyerahkan uang sebesar US$ 27 ribu dan Sin$ 5.000.

    Suap diberikan untuk memenangkan perkara yang ditangani tim pengacara OC Kaligis. Saat itu mereka menangani perkara Ahmad Fuad Lubis, Kepala Biro Keuangan Sumatera Utara. Ahmad mengajukan gugatan pemanggilannya oleh Kejaksaan Agung.

    Uang tersebut berasal dari Evy Susanti, istri Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pudjo Nugroho. Evy khawatir suaminya terjerat kasus korupsi jika Ahmad diperiksa. Atas perintah suaminya, Evy pun memberikan uang.

    Atas perbuatannya, Gary dinilai melanggar Pasal 6 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

    Dalam menentukan tuntutan, jaksa mempertimbangkan bahwa Gary telah mengakui dan menyesali perbuatannya. "Tadi jaksa juga bilang kalau saya jadi justice collaborator," kata Gary seusai persidangan.

    Ia mengatakan pekan depan akan mempersiapkan pembelaan. Namun Gary belum memutuskan apakah akan dia dan tim kuasa hukum akan membuat pembelaan berbeda.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.