Panji Hilmansyah, Putra Menteri Susi Dimakamkan Tengah Malam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto almarhum Panji Hilmansyah, putra Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti, terpajang di rumah duka Jalan Merdeka, Pangandaran, Jawa Barat, 18 Janaurai 2016. ANTARA/Adeng Bustomi

    Foto almarhum Panji Hilmansyah, putra Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti, terpajang di rumah duka Jalan Merdeka, Pangandaran, Jawa Barat, 18 Janaurai 2016. ANTARA/Adeng Bustomi

    TEMPO.CO, Pangandaran - Jenazah almarhum Panji Hilmansyah, putra sulung Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, tiba di Masjid Agung Pangandaran, Ahad malam, 24 Januari 2016, pukul 23.12 WIB. Jenazah langsung disalatkan oleh keluarga dan warga setempat.

    Imam salat jenazah adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Pangandaran, Ustaz Otong. Seusai salat jenazah, ada sambutan dari pihak keluarga yang disampaikan Mayor Jenderal (Purnawirawan) TNI Sudrajat.

    Dalam sambutannya, Sudrajat menyampaikan bahwa almarhum Panji merupakan figur yang sangat hangat di keluarga. Kehadirannya selalu membuat keluarga riang dan gembira. "Gelak tawanya sangat khas menghibur keluarga, seperti pertemuan Hilman dengan keluarga tiga pekan lalu di New York," kata Sudrajat.

    Sudrajat bertutur, Panji selalu berusaha membuat ibunya bahagia. Kata-kata terakhir Panji yang dikenang keluarga adalah, "Aku akan melakukan apa saja agar ibu tetap tersenyum bahagia."

    Dua pekan lagi, Panji sebenarnya akan menyelesaikan studinya sebagai instruktur penerbangan.

    "Kami dan Bu Susi sadar, Allah telah menunjukkan kekuasaan dan kemahaan-Nya. Allah yang menghidupkan dan mematikan. Kami yakin ini jalan terbaik menurut Allah bagi Panji Hilmansyah dan Susi. Kami yakin Allah mahapengasih dan penyayang," kata Sudrajat.

    Sudrajat juga mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang telah menyampaikan duka cita atas kepergian Panji. "Terima kasih atas kunjungan belasungkawa yang penuh ketulusan," ucapnya.

    Setelah sambutan selesai, jenazah langsung dibawa ke pemakaman keluarga Uyeng, Babakan, Kecamatan Pangandaran. Jenazah tiba di pemakaman pukul 23.55 WIB. Isak tangis mewarnai mulai kedatangan jenazah Panji di masjid hingga dibawa ke pemakaman.

    Pantauan di pemakaman, penjagaan cukup ketat dilakukan pihak keamanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Susi Air. Pintu gerbang ditutup. Hanya keluarga yang bisa memasuki kompleks pemakaman.

    CANDRA NUGRAHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.