Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penegakan Hukum Lemah, Gurauan Bawa Bom di Bandara Terus Berulang

image-gnews
Sejumlah anggota polisi Polda Sulsel bersenjata lengkap melakukan penjagaan di Pintu keberangkatan Bandaran Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, 15 Januari 2016. Polda Sulsel memperketat penjagaan di Objek vital pasca ledakan BOM Sarinah di Jakarta. TEMPO/Iqbal Lubis
Sejumlah anggota polisi Polda Sulsel bersenjata lengkap melakukan penjagaan di Pintu keberangkatan Bandaran Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, 15 Januari 2016. Polda Sulsel memperketat penjagaan di Objek vital pasca ledakan BOM Sarinah di Jakarta. TEMPO/Iqbal Lubis
Iklan

TEMPO.CO, Makassar - Gurauan seseorang yang mengaku membawa bom di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terus berulang. Terakhir, seorang pelajar, MLP, 17 tahun, bercanda membawa bom di dalam koper, Ahad, 17 Januari 2016, sekitar pukul 00.30 Wita. Ini merupakan peristiwa gurauan membawa bom keempat dalam sepekan terakhir. Berulangnya candaan ini di bandara dinilai lantaran penegakan hukum yang lemah.

Sejauh ini, semua kasus gurauan tersebut di Bandara Hasanuddin dalam sepekan terakhir memang tidak ada yang diproses hukum. Pelakunya dibebaskan polisi karena perbuatannya dianggap tidak memenuhi unsur pidana. Kepolisian berdalih, perbuatan pelaku sebatas candaan biasa yang tidak mengandung unsur pengancaman untuk dijerat pidana.

Pengamat hukum dari Universitas Hasanuddin, Fajlurrahman Jurdi, mengatakan lemahnya penegakan hukum atas gurauan membawa bom itulah yang membuat tindakan itu terus berulang. Padahal tindakan pelaku telah meresahkan dan merugikan banyak pihak. "Kepolisian harus tegas dalam penegakan hukum. Ini masalah serius," ucap Fajlurrahman, Ahad, 17 Januari 2016.

Menurut dia, tindakan pelaku gurauan membawa bom bisa dijerat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Pasca-teror bom di Jakarta, kepolisian semestinya lebih tegas dan cermat mengantisipasi serangan teror yang sulit diprediksi. Apa pun motifnya, gurauan seperti itu di bandara tidak boleh dianggap sepele. "Jangan sampai nanti kecolongan," tutur Fajlurrahman.

Juru bicara PT Angkasa Pura I Bandara Hasanuddin, Hary Budi Waluyo, membenarkan adanya gurauan membawa bom untuk keempat kalinya dalam sepekan terakhir. Pelajar pelaku candaan itu ditahan di posko petugas keamanan sebelum diserahkan ke Markas Kepolisian Sektor Bandara Hasanuddin. "Itu kasus keempat dalam seminggu terakhir," katanya.

MLP bercanda membawa bom saat mengantar rekannya yang akan bertolak ke Timika memakai pesawat Lion Air. Di area terminal keberangkatan, MLP yang membawa koper kawannya berkelakar ke aparat Brigade Mobile bahwa dia membawa bom. "Om, koper saya ini ada bomnya," ujar Hary menirukan ucapan MLP. Sontak, petugas keamanan langsung meringkus pelajar itu untuk diperiksa.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Hary menuturkan petugas keamanan dan kepolisian memeriksa barang bawaan MLP dan kawannya. MLP juga diinterogasi. Selanjutnya, pelajar itu diserahkan ke kantor polisi. “Kami berharap ada penegakan hukum atas candaan membawa bom yang terus berulang,” tutur Hary.

TRI YARI KURNIAWAN

Catatan Koreksi:
Berita ini telah mengalami perubahan pada Senin 28 Februari 2022 pukul 15.15. 



Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Seluk Beluk Merger PT Angkasa Pura I dan AP II, Diprotes Karyawan Tapi Tetap Jalan

30 hari lalu

Gedung PT Angkasa Pura II
Seluk Beluk Merger PT Angkasa Pura I dan AP II, Diprotes Karyawan Tapi Tetap Jalan

Penggabungan alias merger PT Angkasa Pura I dan AP II jadi PT Angkasa Pura Indonesia menuai polemik. Karyawan melayangkan protes, tapi putusan jalan.


Penggabungannya Ditolak Serikat Pekerja, Ini Profil Angkasa Pura I dan II

33 hari lalu

Ilustrasi Bandara Angkasa Pura I (ap1.co.id)
Penggabungannya Ditolak Serikat Pekerja, Ini Profil Angkasa Pura I dan II

Pemerintah akan menggabungkan PT Angkasa Pura I dan II dalam satu perusahaan yang disebut PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airport)


Bandara Lombok Buka Posko Terpadu Angkutan Udara untuk Arus Mudik dan Balik

4 April 2024

Bandara Lombok buka Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran Tahun 1445 H/2024 mulai 3 April 2024. (Dokumentasi PT API 1 Bandara Lombok)
Bandara Lombok Buka Posko Terpadu Angkutan Udara untuk Arus Mudik dan Balik

Posko terpadu Bandara Lombok yang beroperasi selama 16 hari ini akan melakukan pemantauan dan pengendalian selama musim libur Lebaran.


Bandara Adi Soemarmo Prediksikan Penumpang Naik Sekitar 4 Persen di Lebaran 2024

3 April 2024

Sejumlah penumpang menunggu jadwal penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Solo di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat, 22 Maret 2024. Foto: Istimewa
Bandara Adi Soemarmo Prediksikan Penumpang Naik Sekitar 4 Persen di Lebaran 2024

Diperkirakan total penumpang di Bandara Adi Soemarmo dalam periode Lebaran 2024 sebanyak 82.768 orang.


Bandara Internasional Lombok Ingin Tambah Penerbangan Internasional

27 Februari 2024

AirAsia Berhad melakukan penerbangan perdana rute Kuala Lumpur - Lombok pada Jumat, 2 Februari 2024 (Dok. Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok)
Bandara Internasional Lombok Ingin Tambah Penerbangan Internasional

Selain menambah penerbangan internasional, Bandara Internasional Lombok melakukan pembenahan, termasuk ruang pengantaran penumpang.


AirAsia Berhad Buka Rute Kuala Lumpur - Lombok, Terbang Perdana Bawa 117 Wisatawan

2 Februari 2024

AirAsia Berhad melakukan penerbangan perdana rute Kuala Lumpur - Lombok pada Jumat, 2 Februari 2024 (Dok. Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok)
AirAsia Berhad Buka Rute Kuala Lumpur - Lombok, Terbang Perdana Bawa 117 Wisatawan

Selain AirAsia Berhad, rute Lombok-Kuala Lumpur saat ini juga dilayani oleh maskapai Indonesia AirAsia tujuh kali sepekan dan SuperAir Jet tiga kali.


PT Angkasa Pura I Layani Catat 460 Reaktivasi dan Pembukaan Rute Penerbangan Baru

1 Februari 2024

Ilustrasi - Bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I. ANTARA/HO-Angkasa Pura I
PT Angkasa Pura I Layani Catat 460 Reaktivasi dan Pembukaan Rute Penerbangan Baru

PT Angkasa Pura I (AP I) melayani 460 reaktivasi dan pembukaan rute penerbangan baru sepanjang 2023.


Bali Overtourism, Ini Rencana Pemerintah Atasi Kepadatan Wisatawan di Pulau Dewata

12 Januari 2024

Wisatawan menikmati pemandangan matahari terbenam di kawasan wisata Pantai Kuta, Badung, Bali, Ahad, 31 Desember 2023. Pantai Kuta dipadati oleh ribuan wisatawan dari berbagai negara untuk berlibur pada akhir tahun 2023. ANTARA/Fikri Yusuf
Bali Overtourism, Ini Rencana Pemerintah Atasi Kepadatan Wisatawan di Pulau Dewata

Bali perlu pengembangan wisata di bagian utara, barat, dan timur, sehingga wisatawan tidak menumpuk di selatan.


Pergerakan Penumpang di Bandara Adi Soemarmo pada Libur Nataru Ini Diprediksi Naik 39 Persen

19 Desember 2023

Sejumlah penumpang pesawat terbang berdatangan di Bandara Adi Soemarmo Solo di Boyolali, Senin, 19 Desember 2022.TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Pergerakan Penumpang di Bandara Adi Soemarmo pada Libur Nataru Ini Diprediksi Naik 39 Persen

PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adi Soemarmo memprediksi kenaikan pergerakan penumpang di Bandara Adi Soemarmo Boyolali Nataru ini.


MotoGP Mandalika Usai, Angkasa Pura Sebut Sejumlah Pembalap Terkesan pada Bandara Lombok

21 Oktober 2023

Bandara Internasional Lombok, NTB.
MotoGP Mandalika Usai, Angkasa Pura Sebut Sejumlah Pembalap Terkesan pada Bandara Lombok

Bandara Lombok telah dipersiapkan untuk menyambut gelaran akbar kejuaraan dunia MotoGP.