Transkrip Rekaman: Jokowi Orangnya Koppig, Contohnya...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua DPD Irman Gusman dan Ketua DPR Setya Novanto berdoa pada Sidang Tahunan MPR tahun 2015 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 14 Agustus 2015.  TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua DPD Irman Gusman dan Ketua DPR Setya Novanto berdoa pada Sidang Tahunan MPR tahun 2015 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 14 Agustus 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Media sosial dihebohkan beredarnya transkrip rekaman lengkap yang diduga pembicaraan antara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto dan pengusaha M. Riza Chalid ketika bertemu pihak PT Freeport Indonesia. Dalam transkrip berupa infografis itu, peserta pertemuan banyak menyebut nama Presiden Joko Widodo.

    "Jokowi orangnya koppig. Contohnya soal PSSI," kata salah seorang peserta pertemuan. Koppig artinya keras kepala dalam bahasa Belanda.

    "Kita dikte saja, gitu Pak. Koppig-nya dia buat bahaya kita," peserta pertemuan itu melanjutkan.

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said enggan mengomentari beredarnya transkrip rekaman tersebut. Ia menolak memberikan keterangan apakah isi percakapan itu sesuai dengan rekaman yang dia berikan kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). "Kita hormati proses yang sedang berlangsung di MKD," ujar Sudirman saat dihubungi Tempo, Senin, 30 November 2015.

    Sebelumnya, MKD menyatakan bahwa rekaman yang diserahkan Sudirman berdurasi 11 menit 38 detik. MKD mempertanyakan rekaman utuh percakapan karena lama pertemuan Setya dan Freeport mencapai dua jam. Transkrip yang beredar diduga merupakan versi lengkap rekaman yang diserahkan ke MKD sebelumnya.

    Baca juga
    3 Hal Ini yang Bikin Ketua DPR Setya Novanto Sulit Ditolong!
    Penjara Dijaga Buaya: Kenapa Bandar Narkotik Tak Akan Takut? 


    Said Didu, Staf Khusus Kementerian Energi, menyatakan baru mengetahui adanya infografis ini dari pemberitaan media. "Bisa saja itu ngarang seperti orang-orang ngarang tulisan di Kompasiana," ucap Said merujuk pada kumpulan blog populer milik salah satu perusahaan media.

    Setya Novanto membantah isi rekaman lengkap percakapan yang beredar. "Kita serahkan prosesnya ke MKD," tuturnya, kemarin. Adapun pengusaha Riza Chalid belum bisa dimintai konfirmasi. 

    EGI ADYATAMA | YOHANES PASKALIS

    Baca juga:
    Dituduh Suka Pamer Barang Mewah, Ayo Tebak, Apa Jawaban Syahrini?
    Adinda: Rizal Peragakan Saat Memperkosa & Membunuh


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.