SKANDAL CALO FREEPORT: Netizen Desak Sidang Setya Terbuka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis membawa catut berukuran besar dan topeng ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto di Car Free Day, Surakarta, Jawa Tengah, 22 November 2015. TEMPO/Bram Selo Agung

    Aktivis membawa catut berukuran besar dan topeng ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto di Car Free Day, Surakarta, Jawa Tengah, 22 November 2015. TEMPO/Bram Selo Agung

    TEMPO.CO, Jakarta - Bola panas kasus pencatutan nama Presiden Joko Widodo terkait perpanjangan kontrak Freeport telah menyeret beberapa nama, termasuk Ketua DPR Setya Novanto. Kasus ini akhirnya bergulir ke sidang Mahkamah Kehormatan Dewan di DPR. Publik pun mendesak agar sidang ini digelar terbuka.

    Desakan agar sidang etik terhadap Setya Novanto juga menguat di media sosial. Hasil analisis lembaga sigi PoliticaWave mengungkapkan banyak netizen yang menyerukan desakan agar sidang digelar terbuka. Selama periode 20–23 November 2015, PoliticaWave memantau percakapan netizen terkait hal ini telah menghasilkan 4,627 percakapan di kanal sosial media.

    Pantauan juga dilakukan terhadap 81 pemberitaan melalui online media. Percakapan itu dilakukan oleh 2,892 akun dan menjangkau sekitar 27,042,479 akun. Puncak percakapan terjadi pada 21 November, dimana terdapat 2000 percakapan yang dipicu oleh munculnya hashtag #SidangTerbukaMKD yang diprakarsai oleh akun @yunartowijaya.

    Seluruh percakapan netizen terkait sidang terbuka MKD ini, 100 persen berisi dukungan netizen agar MKD melaksanakan Sidang Terbuka. Hal itu merujuk pada hashtag #SidangTerbukaMKD sebagai seruan untuk MKD melaksanaan sidang secara terbuka. Selain itu, terdapat pula petisi “Buka Sidang Setya Novanto Kepada Publik” oleh Kurnia Ramadhana (relawan Turun Tangan) yang berhasil mengumpulkan 24.989 tanda tangan.

    Akun influencer yang juga banyak mendapat retweet dari netizen adalah @yunartowijaya yang mengajak netizen untuk memposting hashtag #SidangTerbukaMKD dan berhasil mendapat retweet 2.108 kali. Sementara di media online, terdapat pula tokoh-tokoh yang menyatakan dukungan terhadap sidang terbuka MKD. Seperti Agung Laksono (Golkar), Bambang Soesatyo (Golkar) dan Zulkifli Hasan (PAN). Selain itu, terdapat pula beberapa tokoh seperti Akbar Tanjung (Golkar), dan Almas Sjafrina (ICW) yang turut menyampaikan harapannya agar MKD melaksanakan sidang dengan baik dan mengusut tuntas kasus pencatutan nama Presiden.

    Selain menggunakan hashtag, sebuah gambar yang diunggah oleh salah satu akun pendukung Presiden, yakni @ulinyusron juga telah cukup baik dalam menginformasikan 10 alasan penting agar netizen mendukung sidang MKD diadakan secara terbuka. Gambar itu berhasil menarik perhatian netizen dengan mendapat 30 retweet. Besar harapan, DPR khususnya MKD mau mendengarkan dan melaksanakan harapan rakyat.

    Mencuatnya skandal calo Freeport yang melibatkan Setya ini dimulai dari munculnya rekaman pembicaraan yang diduga terjadi antara Setya Novanto, Presiden Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, dan pengusaha Muhammad Riza Chalid.
    Rekaman tersebut, kemudian menjadi bukti dalam pelaporan kasus ini ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), oleh Menteri ESDM Sudirman Said.

    Dengan adanya laporan tersebut, banyak pihak menyerukan desakan yang ditujukan pada pihak MKD untuk mengadakan sidang terbuka.  Seperti Wakil Ketua MKD Junimart, yang mengungkapkan bahwa tata beracara memungkinkan peluang untuk mengadakan sidang terbuka, kecuali perkara asusila. Hal tersebut juga diamini oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan.

    BC

    Baca juga:

    Di Balik Heboh Setya  Novanto: 3 Hal Penting yang Perlu Anda Tahu
    Segera Dipanggil Mahkamah, Ini Sederet Jerat Setya Novanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.