Primajasa Tabrak Truk di Tol Purbaleunyi, 25 Orang Terluka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. REUTERS/Lucas Jackson

    Ilustrasi. REUTERS/Lucas Jackson

    TEMPO.CO, BANDUNG -Setidaknya  25 penumpang mengalami luka-luka akibat insiden Bus Primajasa menabrak Dump Truk di Jalan Tol Purbaleunyi arah Bandung di KM 111-800 B, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis 12 November 2015.

    "Untuk korban yang dibawa ke rumah sakit 25 orang yang dilakukan perawatan sekitar 12 orang, sisanya hanya dilakukan pengecekan oleh pihak rumah sakit, sebagian sudah boleh pulang," kata Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi melalui telepon seluler, malam ini.

    Ade menuturkan peristiwa di dalam tol itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ketika Bus Primajasa nomor polisi B 7187 TGA melaju dari arah Bandung menuju Jakarta dengan kecepatan tinggi.

    Bus tersebut hendak mendahului kendaraan dump truk nomor polisi B 9531 VD dari sebelah kiri, tetapi tidak terkendali hingga akhirnya menabrak bagian belakang truk.

    "Karena tidak bisa menguasai kendaraannya, bus menabrak bagian belakang dump truk sehingga truk terbalik dengan posisi ban kanan diatas," kata Kapolres.

    Setelah terguling, lanjut Kapolres, kendaraan pribadi Kijang Innova nomor polisi B 1198 NKF menabrak truk, selanjutnya trailer gas menghindari tabrakan hingga akhirnya menabrak median jalan.

    "Trailer menabrak median jalan tol sehingga kepala trailer menggantung diatas median jalan tol," katanya.

    Kapolres menegaskan peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa, hanya menyebabkan penumpang terluka dan sudah dibawa ke Rumah Sakit Kawaluyaan Kota Baru, Bandung Barat.

    Insiden tersebut juga menyebabkan arus lalu lintas tol dari arah Bandung menuju Jakarta terganggu hingga polisi mengalihkan arus lewat Cikamuning-Cikalong-Purwakarta kemudian masuk kembali ke dalam tol.

    "Arus kendaraan dialihlan via Cikamuning arah Jakarta Gerbang Tol Cikamuning via Cikalong, Purwakarta, karena sudah tidak nampung dialihkan ke Padalarang via Cianjur, Puncak Bogor," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.