Tragedi Aceh Singkil, Izin Pendirian 10 Gereja Dikaji Ulang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembakaran gereja. www.nbcbayarea.com

    Ilustrasi pembakaran gereja. www.nbcbayarea.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Forum Komunikasi Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Singkil telah memutuskan menertibkan sepuluh gereja yang pendiriannya tidak memiliki izin mulai besok. Keputusan itu diambil seusai rapat yang berlangsung secara maraton sejak sehari pascainsiden pembakaran gereja.

    “Iya, benar, ada sepuluh yang akan ditertibkan. Itu keputusan Forkompimda Aceh Singkil. Besok akan dimulai,” ucap Ketua Forkompimda Aceh Singgkil Dalmursyid kepada Tempo, Ahad, 18 Oktober 2015.

    Berdasarkan pantauan Tempo, rapat dihadiri Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Husen Hamidi, Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen Agus Kriswanto, dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Aceh Nasir Zalba. (Lihat video Pagi Mencekam di Kabupaten Aceh Singkil, Ribuan Pengungsi Aceh Singkil Masih Bertahan di Pengungsian)

    Nasir Zalba mengatakan pertemuan untuk mencari solusi tentang persoalan rumah ibadah di Aceh Singkil tak mengenal waktu. Pascainsiden pembakaran gereja, pertemuan gencar dilakukan.

    "Mudah-mudah insiden ini yang terakhir. Kita ingin mencari keputusan yang terbaik untuk kedua pihak," ujarnya.

    Tempo belum mendapatkan data resmi gereja mana saja yang akan ditertibkan.

    IMRAN M.A.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.