Pilkada Serentak, 13 Daerah Belum Serahkan Daftar Pemilih  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota komisioner Komisi Pemiilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Anggota komisioner Komisi Pemiilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay mengatakan baru 295 dari 308 kabupaten dan kota yang menyerahkan berita acara daftar pemilih tetap (DPT) untuk melaksanakan pemilihan kepala daerah 2015.

    Berdasarkan berita acara, menurut Hadar, total pemilih mencapai 96.165.966 orang. "Sekitar 13 daerah belum menyerahkan daftar pemilih," kata Hadar di kantornya, Selasa, 13 Oktober 2015.

    Ada tiga penyebab ke-13 daerah belum menyerahkan data pemilih. Pertama, ketiganya baru ditetapkan mengikuti pilkada calon tunggal, yakni Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat; Kabupaten Blitar, Jawa Timur; dan Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tengara Timur. DPT tiga daerah ini baru selesai pada 12-14 November," ujarnya.

    RIZAL RAMLI & FREEPORT
    Sambil Gebrak Meja, Rizal Ramli Tolak US$ 3 M dari Freeport

    Begini Cara Freeport Merayu Rizal Ramli

    Kategori kedua, ucap dia, adalah daerah yang belum menetapkan DPT karena rekomendasi dari Pengawas Pemilu. Daerah tersebut adalah Kota Batam, Kota Mataram, dan Kabupaten Mandailig Natal.

    Terakhir, adalah tujuh daerah yang belum menyerahkan DPT ke KPU, yakni Maluku Barat Daya, Seram Bagian Timur, Yahukimo, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Raja Ampat, dan Sorong Selatan. "Kami harap sepuluh daerah itu akan menyerahkan DPT secepatnya."

    Komisioner KPU Arief Budimanta mengatakan ada 1.964.073 pemilih pemula yang mengikuti pilkada serentak ini. Menurut dia, pemilih itu diukur dari pemilihan presiden 2014. "Mereka yang 17 tahun pada 10 Desember 2014-9 Desember 2015," katanya.

    Selain pemilih pemula, ucap dia, ada 124.367 pemilih disabilitas tercatat dalam DPT pilkada. Yakni 36.651 pemilih tunadaksa, tunanetra sebanyak 20.021, tunarungu 21.562 pemilih, tunagrahita 20.256 pemilih, dan lainnya 25.877 pemilih.

    HUSSEIN ABRI YUSUF

    BACA JUGA
    Pilot Tuntut Menteri Jonan Minta Maaf, Ini Alasannya
    Geram Aksi Sweeping, Ruhut Sitompul Dukung Bela Negara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.