Puan Diminta Mundur dari DPR, Menteri Tjahjo Pasang Badan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Presiden Joko Widodo, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani dan Mentri Sosial Khofifah Indar Parawansa tiba di lokasi pembagian kartu sakti di kantor Desa Asrikaton, Kec. Pakis, Kab. Malang, Jawa Timur, 21 Mei 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    (ki-ka) Presiden Joko Widodo, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani dan Mentri Sosial Khofifah Indar Parawansa tiba di lokasi pembagian kartu sakti di kantor Desa Asrikaton, Kec. Pakis, Kab. Malang, Jawa Timur, 21 Mei 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekas Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan yang kini Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, curiga ada pihak tertentu yang mengungkit soal rangkap jabatan Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani di Dewan Perwakilan Rakyat. Padahal, menurut dia, Puan sudah mengundurkan diri sebagai anggota Parlemen sejak dilantik.

    "Kalau kemudian sekarang diungkit lagi, ini pasti ada latar belakangnya," kata Tjahjo di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Ahad, 13 September 2015. "Kenapa harus mengungkit kembali permasalahan saya dan tiga menteri lainnya?"

    Bahkan Tjahjo menduga ada media tertentu yang berpolitik dan sengaja mengungkit soal status rangkap jabatan Puan di DPR.

    Sebelumnya, tiga politikus PDI Perjuangan yang kini menjabat sebagai menteri di Kabinet Kerja diminta mundur dari jabatannya di parlemen. Mereka adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, serta Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

    Dari tiga orang itu, hanya Puan yang dipastikan belum mengajukan pengunduran diri sebagai anggota Dewan. Kepala Bagian Administrasi Keanggotaan Dewan dan Fraksi DPR Suratna mengatakan surat pengunduran diri Tjahjo sudah diterima dan diproses sejak 28 Oktober tahun lalu.  

    Surat mundur Pramono sebagai anggota Dewan juga sudah diterima dan diproses sejak 14 Agustus 2015. Sedangkan Puan, kata Suratna, hingga saat ini belum memberikan surat pengunduran dirinya, baik secara pribadi maupun dari DPP PDI Perjuangan.

    REZA ADITYA

    Baca juga:
    Sentuh  Bokong Seksi  Taylor Swift, Pria Ini Sengsara, Kini...  
    Tragedi Crane Jatuh: Wanita Ini Memang Ingin Meninggal di Mekah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.