Ruhut: Rakyat dan Kader Ingin SBY Jadi Presiden Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden RI ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono, memberi kuliah umum pada mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat, 2 September 2015. SBY memberikan kuliah umum pada seluruh mahasiswa baru UPI dengan tema Pendidikan Kedamaian Untuk Memperkokoh Jati Diri Bangsa. TEMPO/Prima Mulia

    Presiden RI ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono, memberi kuliah umum pada mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat, 2 September 2015. SBY memberikan kuliah umum pada seluruh mahasiswa baru UPI dengan tema Pendidikan Kedamaian Untuk Memperkokoh Jati Diri Bangsa. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan pidato Edhi Baskoro Yudhoyono terkait keinginan rakyat yang mengharapkan Susilo Bambang Yudyohono kembali menjadi presiden bukan isapan jempol semata. Tak hanya rakyat, kata Ruhut, para kader Demokrat ingin SBY kembali menjadi presiden. 

    "Saya sampaikan itu kepada Pak SBY. Beliau cuma bilang pasti ada kader yang akan bisa menggantikannya, bahkan lebih baik daripada beliau," kata dia saat dihubungi, Rabu, 9 September 2015.

    Sebelumnya, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas mengungkapkan banyak rakyat yang rindu masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut Ibas, sebutan akrab Edhie, masyarakat menginginkan agar SBY kembali menjadi presiden.

    "Banyak yang rindu dan mengatakan I want SBY back. Saya cuma bisa tersenyum," kata Ibas saat pidato pembukaan ulang tahun Partai Demokrat di Kompleks Parlemen Senayan, pagi tadi. 

    Ruhut menerangkan banyak kader dan masyarakat yang menyampaikan keinginannya tersebut secara langsung maupun melalui media sosial. Dia pun berpendapat SBY lebih hebat dibandingkan dengan mantan Presiden Soeharto. "Kalau Pak Harto, rakyat baru ingin beliau kembali setelah belasan tahun. Tapi kalau Pak SBY, banyak yang ingin beliau kembali padahal belum satu tahun," ujarnya.

    Anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat itu mengklaim sebetulnya SBY dapat memenangkan pemilihan presiden ketiga kalinya. Hanya saja, kata dia, Undang-Undang Dasar mengatur masa kepemimpinan presiden maksimal dua periode masa jabatan.

    Ruhut bercerita selama ini SBY sangat berjasa, khususnya bagi Partai Demokrat. SBY, Ruhut menuturkan, selalu mengajarkan kejujuran dan keadilan dalam berpolitik. Ia juga selalu berpesan kepada partainya untuk selalu mendukung pemerintah. Bila partainya berada di luar pemerintah, SBY mengajarkan Demokrat harus tetap kritis dan mengkoreksi kebijakan pemerintah.

    "Tapi, dengan disertai solusi. Bukan hanya kritik saja. Itulah Pak SBY," ujarnya. 

    Dalam perayaan ulang tahun Partai Demokrat yang bertepatan dengan ulang tahun SBY, Ruhut berujar partainya memberikan kado spesial berupa doa. "Kami berdoa semoga pemimpin kami, Pak SBY, selalu dilindungi Tuhan. Kami sangat membutuhkan beliau sebagai perekat dan penggagas partai Demokrat," ujarnya.

    DEWI SUCI R | PUTRI ADIT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.