Mega Disebut Terkait Skandal Suryadharma, Puan Punya Cerita  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Megawati Soekarnoputri bersama putrinya Puan Maharani saat meresmikan kantor baru DPP PDIP di Jalan Diponegoro No.58, Jakarta, 1 Juni 2015. Kantor baru ini dibangun dengan biaya Rp 42,6 miliar. TEMPO/Imam Sukamto

    Megawati Soekarnoputri bersama putrinya Puan Maharani saat meresmikan kantor baru DPP PDIP di Jalan Diponegoro No.58, Jakarta, 1 Juni 2015. Kantor baru ini dibangun dengan biaya Rp 42,6 miliar. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengaku tak tahu ada anggota keluarganya yang kecipratan kuota haji dari bekas Menteri Agama Suryadharma Ali.

    Padahal, Surya menyebut 50 orang anggota keluarga Megawati Soekarnoputri dan Taufik Kiemas menerima haji gratis dari Kementerian. "Saya tak tahu, tak pernah dengar itu," kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 8 September 2015.

    Puan justru meminta wartawan menanyakan tuduhan Surya ini ke Komisi Haji DPR. "Coba tanya lagi ke Pak SDA atau Komisi VIII. Saya tidak tahu," kata Puan, yang juga putri ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

    Artikel Menarik:
    Inilah yang Terjadi Di Balik Pertemuan Novanto-Trump
    Drama Budi Waseso: Jokowi-JK Menguat, Kubu Mega Menyerah?

    Sebelumnya, Suryadharma Ali mengungkap sejumlah nama yang menerima sisa kuota haji Kementerian Agama pada 2012. Ia mengatakan bagi-bagi haji gratis tersebut tidak melanggar aturan karena tidak memangkas kuota haji milik jamaah lain.

    Dia menyebut sejumlah anggota DPR, Badan Pemeriksa Keuangan, TNI, Ombudsman, Kementerian, wartawan, bahkan KPK. Menurut dia, penerima haji dari rombongan pasukan pengaman presiden dan wakil presiden sebanyak 100 orang. ( Lihat Video Perjalanan Kasus Eks Menteri Agama Suryadharma Ali )

    Selain itu, haji gratis juga mengalir ke rombongan mendiang Taufiq Kiemas dan Megawati sebanyak 50 orang, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro (70 orang), Amien Rais (10 orang), Karni Ilyas 2 orang, dan keluarga Suryadharma sendiri sebanyak 6 orang.

    "Sisa kuota disebabkan ada calon jemaah haji yang wafat, sakit keras, hamil, dan tidak mampu melunasi," kata Suryadharma dalam pembacaan eksepsinya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Senin, 7 September 2015.

    PUTRI ADITYOWATI

    Berita Menarik:
    Habis Soal Novanto,Wanita Seksi Ini Hebohkan Kampanye Trump?
    Cerita Ahok, Soal Plesir DPR ke Luar Negeri Penuh Manipulasi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.