Jusuf Kalla: Mega Tak Pernah Bilang Bubarkan KPK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, memberikan sambutan saat membuka Sekolah Calon Kepala Daerah di Kantor DPP Partai PDI Perjuangan, Jakarta, 28 Juni 2015. Sekitar 70 calon kepala daerah akan dibekali pengetahuan untuk memenangkan Pilkada. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, memberikan sambutan saat membuka Sekolah Calon Kepala Daerah di Kantor DPP Partai PDI Perjuangan, Jakarta, 28 Juni 2015. Sekitar 70 calon kepala daerah akan dibekali pengetahuan untuk memenangkan Pilkada. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla membela pernyataan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri soal pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi. Menurut dia, Mega tak pernah berniat membubarkan komisi antirasuah itu.

    "Ibu Mega tidak pernah bilang begitu. Beliau mengatakan kalau korupsi sudah habis," kata Kalla di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Agustus 2015. "Tapi kan korupsi sekarang belum menurun, masih ada. Tentu KPK masih diperlukan."

    Kalla meminta semua pihak tidak salah menafsirkan pernyataan Mega. Menurut dia, Mega tidak mungkin mencetuskan pembubaran KPK. Musababnya, Mega adalah inisiator pembentukan komisi antirasuah itu.

    Sebelumnya, saat berpidato dalam seminar konstitusi di gedung DPR kemarin, Megawati mengatakan lembaga-lembaga ad hoc itu sebenarnya bisa dibubarkan karena sifatnya sementara. "Seharusnya kita memberhentikan yang namanya korupsi, sehingga komisi yang sebetulnya sifatnya ad hoc ini harus sementara saja dapat dibubarkan," kata Megawati.

    Megawati mengatakan KPK memiliki alasan yang kuat saat dibentuk, yaitu untuk memberantas korupsi. Menurut dia, keberadaan institusi itu tidak diperlukan apabila korupsi sudah ditangani dengan baik. "Kalau sekarang putar-putar terus, sampai kapan (keberadaan) KPK, padahal pembentukannya memiliki alasan," ujarnya.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.