Lihat Lomba Panjat Pinang, Ani SBY Sibuk Memotret  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kesibukan memotret Ibu Negara Ani Yudhoyono, saat dampingi Presiden SBY, saksikan Pawai Seni Budaya Kreatif di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 18 Agustus 2014. Pawai Seni Budaya Kreatif 2014 didukung oleh 33 Provinsi, 2 BUMN, dan 3 Komunitas. TEMPO/Subekti

    Kesibukan memotret Ibu Negara Ani Yudhoyono, saat dampingi Presiden SBY, saksikan Pawai Seni Budaya Kreatif di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 18 Agustus 2014. Pawai Seni Budaya Kreatif 2014 didukung oleh 33 Provinsi, 2 BUMN, dan 3 Komunitas. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Pacitan - Ani Yudhoyono sepertinya masih menyukai fotografi. Saat mendampingi suaminya, Susilo Bambang Yudhoyono, melihat lomba panjat pinang di kampung halaman SBY  di Pacitan, Ahad siang, 16 Agustus 2015, Ani sibuk memotret dengan menggunakan kamera kesayangannya.

    Berdasarkan pengamatan Tempo di lapangan Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Ani memotret saat lomba panjat pinang dimulai hingga rampung. Ia tampak sibuk menjepret dengan obyek para peserta lomba. 

    Ani terus sibuk mengambil gambar. Sesekali dia berdiri dari kursi di panggung kehormatan yang disediakan panitia. Setelah memotret beberapa obyek, Ani memperlihatkan jepretannya kepada suaminya dan orang-orang yang duduk di dekatnya. 

    SBY datang ke Pacitan untuk mengikuti peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke-70. Ia bersama rombongan tiba di Pacitan pada Sabtu, 15 Agustus 2015, dan dijadwalkan kembali ke Jakarta pada Selasa, 18 Agustus 2015.

    SBY mengatakan lomba panjat pinang merupakan tradisi warga setiap kali merayakan Hari Kemerdekaan. "Ini tradisi yang baik dan perlu diteruskan untuk meningkatkan jiwa nasionalisme. Indonesia tidak boleh meninggalkan nilai-nilai lokal," ujar SBY. SBY mengaku saat masih kecil sering melihat lomba panjat pinang di kampung halamannya.

    NOFIKA DIAN NUGROHO
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.