Jenguk OC Kaligis di Rutan KPK, Velove: Usia Papa Sudah Uzur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris sinetron, Velove Vexia kembali mendatangi gedung KPK untuk meminta ijin menjenguk ayahanda, OC Kaligis yang ditahan di rutan KPK cabang Guntur, Jakarta, 27 Juli 2015. OC Kaligis merupakan tersangka kasus dugaan suap terhadap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara di Medan.  TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Aktris sinetron, Velove Vexia kembali mendatangi gedung KPK untuk meminta ijin menjenguk ayahanda, OC Kaligis yang ditahan di rutan KPK cabang Guntur, Jakarta, 27 Juli 2015. OC Kaligis merupakan tersangka kasus dugaan suap terhadap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara di Medan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.COJakarta - Putri kandung advokat kondang Otto Cornelis Kaligis, Velove Vexia, datang menjenguk ayahnya yang dikabarkan tengah sakit di Rumah Tahanan KPK. Velove yang mengenakan blus kuning dan rok hitam tiba pukul 10.40. 

    Menurut Velove, sang ayah kemarin sempat mengalami tekanan darah tinggi. "Kemarin sempat naik tensinya," katanya di gedung KPK, Senin, 27 Juli 2015.

    Velove pun mengaku belum tahu ayahnya sudah dibawa ke rumah sakit mana. "Kurang tahu sih saya, karena ada yang ngurus," ujarnya.

    Menurut aktris ini, ayahnya memang sudah menderita beberapa penyakit, seperti jantung, diabetes, dan juga maag akut. "Usia papa kan sudah uzur, sudah perlu banyak asupan vitamin," tuturnya.

    Velove mengaku sebenarnya memiliki beberapa dokter pribadi. Namun, kata dia, pihak keluarga tidak bisa langsung menganjurkan dokter untuk perawatan OC Kaligis. "Tetap harus ada izin dari KPK. Kami dari keluarga tidak bisa langsung kasih," ucapnya.

    Velove berkunjung hanya sekitar sepuluh menit. Menurut dia, sang ayah berkali-kali menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah. "Papa jelasin ke aku kalau papa itu bukan rampok uang negara, tidak pernah nyuap hakim," katanya.

    KPK resmi menetapkan pengacara OC Kaligis sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyuapan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Medan, Sumatera Utara, setelah sebelumnya penyidik KPK memeriksa sejumlah tersangka dan saksi dalam perkara itu.

    MITRA TARIGAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.