Kereta yang Ditumpangi Menteri Jonan Dilempari Batu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menhub Ignasius Jonan (kanan) mengecek kesiapan posko lebaran di bandara Adisucipto di Yogyakarta, 21 Juli 2015. Puncak arus balik di bandara diperkirakan terjadi hari ini, karena sebagian pekerja akan masuk kantor esok hari. TEMPO/Pius Erlangga

    Menhub Ignasius Jonan (kanan) mengecek kesiapan posko lebaran di bandara Adisucipto di Yogyakarta, 21 Juli 2015. Puncak arus balik di bandara diperkirakan terjadi hari ini, karena sebagian pekerja akan masuk kantor esok hari. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Semarang - Sebuah lemparan batu mengenai kaca jendela kereta api Argo Anggrek yang sedang melaju dari Stasiun Tawang, Semarang, ke Stasiun Pasar Turi, Surabaya. Lemparan tepat di gerbong kereta kedelapan tempat rombongan menteri Perhubungan Ignasius Jonan beserta keluarga melakukan perjalanan ke Surabaya.

    Pantauan Tempo yang ikut di gerbong kereta kedelapan menujukan lemparan batu mengenai kaca samping kanan, tepat di belakang dua putri Jonan duduk. Insiden pelemparan batu itu terjadi tepat ketika Menteri Jonan selesai mengecek kondisi kereta dari belakang hingga depan atau lokomotif penarik kereta.

    Meski tak menimbulkan korban, lemparan baru yang membuat kaca jendela retak itu mengagetkan Jonan dan rombongan. Jonan sendiri duduk didampingi Direktur PT Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro. Pelemparan terjadi antara Stasiun Tawang dan Brumbung di wilayah Kota Semarang.

    Ketika dimintai komentar, Jonan menilai insiden pelemparan batu itu dilakukan orang tak bertanggung jawab. "Pelaku pelemparan kereta orang kurang waras," ucap Jonan.

    Jonan menyatakan sudah ada upaya mengurangi pelemparan sejak ia menjabat Dirut PT KAI. Namun itu tetap terjadi karena ulah orang iseng. "Kalau pelaku dewasa, dihukum. Kalau anak-anak di bawah umur, orang tuanya dipanggil," tuturnya.

    EDI FAISOL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.