Libur Lebaran, Warga Boleh Kasih Makan Gonzales

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang perawat gajah sedang memberi makan kepada Gonzales, seekor gajah Sumatera berumur 2 tahun di dalam kandang kebun binatang Surabaya, Senin (18/2). TEMPO/Fully Syafi

    Seorang perawat gajah sedang memberi makan kepada Gonzales, seekor gajah Sumatera berumur 2 tahun di dalam kandang kebun binatang Surabaya, Senin (18/2). TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO , Surabaya: Selama libur Lebaran, ribuan warga Surabaya dan sekitarnya memadati Kebun Binatang Surabaya (KBS). Selain rekreasi bersama keluarga dan melihat satwa, pengunjung diperbolehkan memberi makan satwa koleksi KBS melalui program feeding time.

    "Program feeding time kami luncurkan khusus di Lebaran saja sambil melihat animo masyarakat. Untuk gajah khusus pada tanggal 18, 19, 22, dan 26 Juli," kata Kepala Humas Perusahaan Daerah Taman Satwa KBS Ryan Adi Djauhari kepada Tempo, Minggu, 19 Juli 2015.

    Sebanyak 100 paket pakan untuk gajah disediakan KBS saat program feeding time ini. Satu paket berisi sebatang tebu 10 cm, kacang panjang, dan wortel. Hanya dengan membayar Rp 10 ribu, satu keluarga boleh memberi makan dan berfoto dengan Gonzales, gajah Sumatera berusia 4 tahun koleksi KBS.

    Selain gajah, feeding time juga diselenggarakan untuk satwa komodo. Bedanya, pengunjung hanya diperkenankan melempar makanan berupa potongan daging kambing dari tepi kandang.

    Ryan menambahkan, pemberian pakan terhadap karnivor khas Nusa Tenggara Timur itu dilakukan sebulan dua kali. "Untuk komodo hanya pada tanggal 19 dan 20 tiap bulan. Karena komodo harus berpuasa untuk menjaga metabolisme tubuhnya, tidak bisa setiap hari," ujarnya.

    Ryan mengakui, KBS tengah mengurangi acara pertunjukan satwa yang minim muatan edukasi. Ia mencontohkan beberapa pertunjukan yang kini dihapus, seperti atraksi beruang naik sepeda dan orangutan mengambil sampah serta bersalaman. "

    Sebagai gantinya, pemberian pakan satwa (feeding time) menjadi andalan. Setiap penyelenggaran feeding time, pengunjung diberikan informasi mengenai kebiasaan dan makanan satwa. "Sehingga tidak hanya menghibur, tapi juga ada unsur edukasinya," kata Ryan.

    ARTIKA RACHMI FARMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.