Menteri Agama Berharap Tak Ada Perbedaan Hari Lebaran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melaksanakan Shalat Ied di lapangan parkir proyek Senen, Jakarta Pusat, Kamis (8/8). TEMPO/Dwianto Wibowo

    Warga melaksanakan Shalat Ied di lapangan parkir proyek Senen, Jakarta Pusat, Kamis (8/8). TEMPO/Dwianto Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap penetapan hari raya Idul Fitri dilakukan secara kompak tanpa ada perbedaan. Namun dia mengaku ragu hari Lebaran bisa dirayakan pada hari yang sama.

    "Tentu kemungkinan adanya perbedaan itu terbuka," kata Lukman di Istana Negara, Senin, 6 Juli 2015. "Tapi, bagaimanapun, kami tetap harus menjalani sidang isbat."

    Lukman hingga saat ini belum bisa memastikan kapan Idul Fitri jatuh. Dia mengatakan tidak mau mendahului sidang isbat.

    "Namun, kalau pada akhirnya terjadi perbedaan, kami harus menyikapinya dengan arif dan bijaksana, karena tentu perbedaan masing-masing memiliki landasan penjelasan," ujarnya.

    Lukman mengatakan, sebelum sidang isbat dilakukan, Kementerian Agama melakukan pendekatan kepada beberapa organisasi kemasyarakatan berbasis Islam untuk menyatukan pandangan. Dengan begitu, hari Lebaran bisa jatuh pada hari yang sama.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.