Pansel Loloskan 14 Nama Calon Dirjen Bea dan Cukai  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Bea Cukai menunjukan barang bukti milik tersangka warga negara Asing asal Cina berinisial XS di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 28 Januari 2015. XS membawa sabu seberat 2 kg yang diselundupkan di celana dalam, bra, dan rok yang digunakannya. TEMPO/Marifka  Wahyu Hidayat

    Petugas Bea Cukai menunjukan barang bukti milik tersangka warga negara Asing asal Cina berinisial XS di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 28 Januari 2015. XS membawa sabu seberat 2 kg yang diselundupkan di celana dalam, bra, dan rok yang digunakannya. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.COJakarta - Panitia seleksi telah meluluskan 14 calon Direktur Jenderal Bea dan Cukai dari total 26 pelamar. Sebanyak 14 orang tersebut lulus seleksi administrasi. Tahap selanjutnya adalah assessment center dan penulisan makalah yang akan dilakukan pada 11-12 Mei mendatang. 

    “Hasil pengumuman tahap assessment dan makalah akan diumumkan sepekan kemudian,” seperti dikutip dalam pengumuman panitia seleksi pada laman Kemenkeu.go.id, Jumat, 8 Mei 2015. 

    Berikut ini 14 nama calon Dirjen Bea dan Cukai:
    1. Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta
    2. Hendra Prasmono
    3. Heru Pambudi
    4. Iyan Rubiyanto
    5. Johny Mangasi Samosir
    6. Kushari Rubiyanto
    7. Marisi Zainuddin Sihotang
    8. Meris Wiryadi
    9. Muhammad Sigit
    10. Oentarto Wibowo
    11. Rahmat Subagio
    12. Susiwijono
    13. Syafri Adnan Baharuddin
    14. V. Sambudiyono

    Sebelumnya Kementerian Keuangan tengah melakukan proses lelang jabatan Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Panitia seleksi yang diketuai Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo telah menjaring 26 calon yang siap diseleksi hingga 5 Mei lalu.

    Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Kiagus Badaruddin mengatakan mayoritas calon berasal dari lingkungan internal Kementerian. "Enam orang yang eksternal. Mereka dari luar Kementerian tapi masih pegawai negeri sipil. Dari Polri dan TNI juga ada," ujar Kiagus.

    Badaruddin menambahkan, para pegawai eselon II Direktorat Jenderal Bea-Cukai juga antusias mengikuti seleksi agar bisa naik pangkat menjadi eselon I. "Banyak direktur (eselon II). Dia kan punya hak sebagai pegawai yang mengabdi lama."

    Proses lelang jabatan ini, ucap Badaruddin, diperkirakan rampung paling cepat sekitar Juni mendatang. Saat ini Direktur Teknis Kepabeanan Supraptono menjadi pelaksana tugas Direktur Jenderal Bea-Cukai.

    Jabatan tersebut kosong setelah Agung Kuswandono ditarik menjadi deputi di Kementerian Koordinator Kemaritiman.

    TRI ARTINING PUTRI | PINGIT ARIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.