Longsor Pangalengan, Pemain Persib Ini Akan Datangi Lokasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Persib, Jajang Sukmara, mengangkat tangannya saat berlatih rekan setim jelang Final Liga Super Indonesia (LSI) 2014 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, 6 November 2014. Persib akan melawan Persipura Jayapura pada Jumat 7 November 2014. ANTARA/Rosa Panggabean

    Pesepakbola Persib, Jajang Sukmara, mengangkat tangannya saat berlatih rekan setim jelang Final Liga Super Indonesia (LSI) 2014 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, 6 November 2014. Persib akan melawan Persipura Jayapura pada Jumat 7 November 2014. ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Bandung - Salah satu penggawa Persib Bandung, Jajang Sukmara, ikut berbela sungkawa atas bencana tanah longsor yang menimpa warga Kampung Cibitung, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada Selasa, 5 April 2015.

    “Saya ikut berduka dengan musibah itu semoga ke depannya gak kejadian musibah seperti itu lagi,” ucap Jajang kepada awak media di mes Persib Bandung, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Rabu, 6 April 2015.

    Jajang merasa sedih mendengar kabar tentang bencana tanah longsor itu. menurut dia, kawasan Pangalengan yang terkenal dengan kawasan pertaniannya itu merupakan bagian dari Bandung Selatan yang notabene dekat dengan kampung halaman pemain Persib pemilik nomor punggung 18 itu. “Dekat dengan daerah saya,” kata Jajang.

    Untungnya, kata Jajang, bencana tanah longsor itu tidak mengenai kerabatnya yang berada di Pangalengan. Karena lokasi kejadian longsor itu, menurutnya cukup jauh dengan permukiman kerabatnya di Pangalengan. “Di sana cuma ada teman-teman, tapi alhamdulillah mereka baik-baik aja,” ujar Jajang.

    Meski begitu, Jajang berharap agar keluarga korban yang terkena bencana itu bisa diberikan ketabahan dalam menghadapi ujian itu. “Korban yang luka semoga bisa cepat sembuh,” ujar Jajang.

    Makanya, Jajang berencana untuk datang ke lokasi longsor guna memberikan bantuan kepada para korban yang terkena amukan tanah longsor itu. “Insya Allah kalau tidak ada jadwal saya mau meninjau ke sana,” kata Jajang.

    AMINUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Para Pencari Suaka Afganistan dan Data Sejak 2008

    Para pencari suaka Afganistan telantar di depan Kementerian BUMN di Jakarta pada Juli 2019. Sejak 2008, ada puluhan ribu pencari suaka di Indonesia.