Sabtu, 17 November 2018

Politisi Senior Gerindra, Haryanto Taslam Meninggal Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Haryanto Taslam. Dok. TEMPO/Usman Iskandar

    Haryanto Taslam. Dok. TEMPO/Usman Iskandar

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar duka datang dari Eros Djarot,  "Innalilahi wainnalilahi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah saudara, sahabat dan tokoh pergerakan nasional, Mas Haryanto Taslam pada Sabtu 14 Maret pukul 20.47 di Rumah sakit Medistra, Jakarta," kata Eros pada Tempo Sabtu mlaam (14/3).

    Eros mengabarkan kepastian berita meninggal dunia Hartas, sapaan Haryanto. Sebelumnya, pada Sabtu pagi sempat terjadi kehebohan berita yang mengabarkan meninggalnya Hartas tersebar secara berantai melalui pesan singkat, WhatsApps, BlackBerry hingga di media sosial.

    Menurut Eros yang sempat menjenguk Hartas pada Jumat (13/3) di RS Medistra setelah dikabari putranya, Barep Taslam.

    Kata Eros, Barep membawa ayahnya ke rumah sakit tersebut setelah tersedak makanan cair dan pingsan.

    "Selama di rumah sakit, Mas Hartas koma, kabarnya otot jantung lemah dan sempat masuk dalam perawatan ICU," kata Eros.

    Musikus, seniman dan politisi ini mengatakan dia berkawan baik dengan Hartas. "Kami pernah sama-sama di Tablod Detik yang dibredel pada 21 Juni 1994 lalu. Saya sebagai Pemimpin Redaksi dan Mas Hartas sebagai Pemimpin Perusahaan," kata Eros.

    Dalam karir politik, Eros mengenal sosok Hartas sebagai salah satu tokoh yang cukup lama berada di Partai Demokrasi Indonesia yang dikenal sangat loyalis kepada Megawati Soekarnoputeri. Eros menceritakan Hartas pernah menjadi Wakil Sekjen DPP PDI versi Munas 1993 yang memilih Megawati sebagai Ketua Umum.

    "Mas Hartas juga menjadi salah satu korban penculikan bersama dengan sejumlah aktivis demokrasi pada periode 1996-1998."

    Selanjutnya, Hartas pada 2009 bergabung dengan Partai Gerindra yang didirikan Prabowo Subianto dan aktif sebagai Direktur Media Center d partai ini. Selanjutnya sejak tahun 2012, Hartas menjadi Dewan Pembina di Partai Gerindra.

    "Saya pribadi sangat kehilangan. Mas Hartas bukan saja sebagai saudara, abang dan keluarga. Dia juga merupakan teman yang asik untuk mendiskusikan berbagai hal, terutama politik dan pergerakan. Saya mendoakan Mas Hartas mendapatkan tempat terbaik. Selamat jalan Mas Hartas, sahabat dan keluarga kami tercinta," kata Eros dengan nada sedih.

    HADRIANI P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.