Mobil Terjun ke Jurang, Dua Petugas Pemadam Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. TEMPO/Arif Wibowo

    Ilustrasi. TEMPO/Arif Wibowo

    TEMPO.CO, Samarinda - Niat menyelamatkan rumah orang yang terbakar, dua petugas pemadam kebakaran di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, justru tewas akibat kecelakaan. Kecelakaan itu terjadi saat mobil pemadam yang mereka tumpangi terjun ke jurang di Jalan Poros Sebulu-Samarinda, Senin, 27 Oktober 2014.

    Dua petugas yang tewas itu adalah Mulyadi, 35 tahun, dan Ardiansyah, 20 tahun. Tiga rekan mereka yang berada dalam satu mobil selamat meski harus mendapat perawatan medis akibat mengalami luka-luka. Mereka adalah Apri, Endri, dan Rinda.

    Kepala Satuan Lantas Ajun Komisaris Yovan Fatika mengatakan penyebab kecelakaan masih diselidiki. Namun diduga kendaraan melaju cepat saat melewati tikungan. "Saat di tikungan itu  sopir tak bisa mengendalikan kendaraannya sehingga oleng dan terbalik ke jurang," kata Yovan.

    Menurut sejumlah saksi, kecelakaan itu berawal dari kebakaran yang terjadi di Desa Kerta Buana, L4, Tenggarong Seberang. Setelah mendapat informasi, petugas pemadam segera  meluncur ke lokasi, termasuk mobil PMK bernopol KT-9673-C yang dikemudikan Alfun Naji Pradana, 19 tahun.

    Di Jalan Poros Poros Sebulu, kendaraan melaju kencang. Padahal jalan itu menikung ke kiri dan menanjak. Mobil itu akhirnya masuk ke jurang. "Korban yang tewas tertindih mobil," kata Yovan.

    Mobil berhasil diangkat beberapa jam setelah kejadian. Pengangkatan dibantu warga sekitar. Setelah berhasil dievakuasi, kedua jasad dibawa ke puskesmas terdekat guna menjalani visum. 

    FIRMAN HIDAYAT

    Berita lain:
    Pengamat Sesalkan Jokowi Pilih Ryamizard
    Tujuh Pertanyaan Ibas kepada Jokowi
    3 Dirut BUMN Jadi Menteri, Dahlan: Sangat Pantas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.