Jumat, 21 September 2018

Cara Presiden Jokowi Memilih Menteri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla saat mengumumkan 34 nama menteri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla saat mengumumkan 34 nama menteri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Joko Widodo mengisahkan bagaimana proses pemilihan menteri Kabinet Kerja berlangsung. Menurut dia, dari 34 menteri yang diumumkan di Istana Negara pada Ahad, 26 Oktober 2014 itu, diputuskan setelah melalui proses seleksi ketat dan hati-hati. Di antaranya termasuk melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi dan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan. (Baca:ICW Ajak Waspadai Menteri Asal Partai)

    "Proses penetapan menteri saya lakukan dengan cermat dan hati-hati karena kita ingin mendapatkan orang-orang yang terpilih dan bersih. Sehingga kita mengkonsultasikan pada KPK dan PPATK karena ingin tepat dan akurat," kata Jokowi saat pengumuman kabinet di halaman belakang Istana Merdeka, Ahad, 26 Oktober 2014. (Baca:Kabinet Jokowi, Jatah Profesional Non-Partai Ditambah)

    Jokowi mengatakan menteri-menteri tersebut dipilih karena memiliki operasional, kepemimpinan, dan manajerial yang baik. Ia membantah pengumuman menteri dilakukan terlambat karena sesuai amanat undang-undang, pemerintah diberi waktu 14 hari untuk menyusun kabinet. "Saya umumkan di hari keenam sejak setelah saya dilantik. Pengumuman ini lebih cepat delapan hari dari batas maksimal dari amanah Undang-undang tentang Kementerian Negara," katanya.

    Jokowi memperkenalkan satu-per satu menterinya:

    1. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
    2. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Bappenas: Andrinof Chaniago
    3. Menteri Koordinator Kemaritiman: Indroyono Soesilo
    4. Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan: Tedjo Edy Purdjianto
    5. Menteri Koordinator Perekonomian: Sofyan Djalil
    6. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
    7. Menteri Perhubungan: Ignatius Jonan
    8. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
    9. Menteri Pariwisata: Arief Yahya
    10. Menteri ESDM: Sudirman Said
    11. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo
    12. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi
    13. Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu
    14. Menteri Hukum dan HAM: Yasonna H.Laoly
    15. Menteri Kominfo: Rudiantara
    16. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi
    17. Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro
    18. Menteri Negara BUMN: Rini M.Soemarno
    19. Menteri Koperasi dan UMKM: AA Gusti Ngurah Puspayoga
    20. Menteri Perindustrian: Saleh Husin
    21. Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel
    22. Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
    23. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri
    24. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
    25. Menteri Kehutanan dan :Lingkungan Hidup: Siti Nurbaja
    26. Menteri Agraria dan Tata Ruang: Ferry Musyidan Baldan
    27. Menteri Agama: Lukman Hakim Saifudin
    28. Menteri Kesehatan: Nila F Moeloek
    29. Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa
    30. Menteri Peranan wanita: Yohanan Yambise
    31. Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan
    32. Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi: M. Nasir
    33. Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi
    34. Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Ja'far.

    ANANDA TERESIA

    Berita Lain

    Seragam Putih Menteri Jokowi, Ini Kata Desainer
    Pengepul Ikan Ini Jadi Menteri Kelautan
    Presiden Jokowi Beri Nama Kabinet Kerja

     


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.