Gubernur Riau Tertunduk Saat Pakai Rompi KPK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka dugaan pelaku suap kasus alih fungsi hutan di Provinsi Riau dan juga Gubernur Riau, Annas Maamun dikawal petugas keluar gedung KPK, Jakarta, 26 September 2014. Annas Maamun bersama pengusaha Gulat Medali Emas Manurung ditangkap oleh KPK saat Operasi Tangkap Tangan (OTT). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Tersangka dugaan pelaku suap kasus alih fungsi hutan di Provinsi Riau dan juga Gubernur Riau, Annas Maamun dikawal petugas keluar gedung KPK, Jakarta, 26 September 2014. Annas Maamun bersama pengusaha Gulat Medali Emas Manurung ditangkap oleh KPK saat Operasi Tangkap Tangan (OTT). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Raut wajah Gubernur Riau Annas Maamun terlihat kaget begitu melihat banyak wartawan yang menunggunya di depan pintu gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Dia hanya bisa melongo dan tertunduk saat dihujani pertanyaan wartawan.

    Annas ke luar gedung KPK pukul 19.30 WIB. Mengenakan batik cokelat gelap lengan panjang yang disandingkan dengan rompi oranye khas tahanan KPK, dia berjalan pelan menuju mobil tahanan. (Baca: Annas Maamun, dari Suap hingga Skandal Asusila)

    Pada 24 jam sebelumnya, Annas digelandang masuk gedung KPK. Dia dicokok dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan tim penyelidik dan penyidik KPK di rumahnya yang terletak di Kompleks Citra Grand RC Blok 3 Nomor 2, Cibubur, Jakarta Timur, pada 25 September 2014. Para petugas KPK menggeruduk rumah itu pukul 17.00 WIB.

    KPK resmi menetapkan Gubernur Annas sebagai tersangka penerima suap senilai Rp 2 miliar dalam kaitan dengan proses alih fungsi 140 hektare lahan kebun sawit di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. KPK juga mengenakan status tersangka terhadap pengusaha bernama Gulat Medali Emas Manurung, yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Provinsi Riau, sebagai pemberi suap. (Baca: Gubernur Riau Annas Maamun Kena Tulah Sumpah)

    "Dari operasi tangkap tangan yang dilakukan tim penyelidik dan penyidik KPK, disimpulkan ada dua orang yang bisa dimintai pertanggungjawaban hukum," kata Ketua KPK Abraham Samad dalam konferensi pers di kantornya, Jumat, 26 September 2014.

    Annas disangka melanggar Pasal 12 a atau Pasal 12 b Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sedangkan Gulat dikenakan Pasal 5 ayat 1 huruf a, b, atau Pasal 13 UU Tipikor. Pasal-pasal tersebut mengatur soal suap-menyuap terhadap penyelenggara negara. (Baca: 8 Kontroversi Gubernur Riau yang Jadi Sorotan)

    Gulat juga tak berkutik saat dicecar wartawan sebelum dia masuk mobil tahanan. Ditanya ini-itu, Gulat yang mengenakan kemeja lengan pendek itu hanya tertunduk.

    MUHAMAD RIZKI


    Baca juga:
    Townsend Ngarep Tampil Lawan Arsenal

    Pengusaha Kerupuk Konsul Kehormatan Selandia Baru

    Rumah Sahabat Anak, Tempat Curhat Anak Surabaya




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?