Kuisioner Minta Ukur Kelamin Siswa SMP Sejak 2012

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta--Dinas Kesehatan Kota Sabang mengatakan modul kesehatan reproduksi remaja yang mencantumkan isian ukuran kelamin dan payudara siswa SMP sudah ada sejak 2012. Kekagetan orang tua yang terjadi pada tahun ini dinilai karena kurang lengkapnya informasi terkait daftar isian tersebut.

    "Sebenarnya ini sudah yang kedua kali, yang pertama pada 2012. Pada tahun itu tidak ada masalah ada pertanyaan tersebut (ukuran kelamin dan payudara)," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Sabang Ali Imran pada Tempo, Rabu, 4 September 2013. Baca juga: Siswa SMP di Aceh Harus Sebutkan Ukuran Kelamin)

    Imran menjelaskan, isian yang mencantumkan ukuran kelamin dan payudara siswa tersebut terdapat dalam modul tentang kesehatan reproduksi remaja. Modul tersebut diberikan pada semua sekolah tingkat SMP dan SMA di Kota Sabang. Untuk tahun ini, modul tersebut baru diberikan di SMP 1 Sabang. Rencananya, semua siswa SMP dan SMA bakal diberikan modul tersebut.

    Namun, belum lagi diberikan di sekolah-sekolah lain, orang tua siswa SMP 1 Sabang merasa risih dengan pertanyaan soal ukuran alat kelamin dan payudara tersebut. Seorang wali murid, Lina, contohnya. Dia tak masalah riwayat kesehatan anaknya ditanyakan dalam isian tersebut. ”Tapi kalau ukuran kelamin, sangat tidak etis untuk anak SMP,” ujar Lina kesal.

    Imran menilai mencuatnya persoalan ini disebabkan kurangnya informasi pada orang tua terkait modul tersebut. Untuk itu pihaknya mengatakan akan mengundang para orang tua siswa SMP 1 Sabang pada Kamis, 5 September 2013. Di situ pihaknya akan menjelaskan ihwal modul kesehatan reproduksi yang berisi pertanyaan ukuran kelamin dan payudara. "Besok kami mengundang para orang tua siswa," kata dia. (Kuesioner Ukuran Kelamin Siswa SMP dari Puskesmas)

    AMIRULLAH



    Terhangat:

    Jalan Soeharto | Siapa Sengman | Polwan Jelita

    Baca juga:
    Minta Murid Ukur Kelamin, Ini Kata Kemendikbud
    Jokowi Siap Hadapi Gugatan Buruh
    Evaluasi Kinerja Karyawan Boleh Dibuka
    Haji Lulung: Ahok Jangan Celetak-celetuk Slengean


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.