2018, TNI Bakal Punya Helikopter Canggih Apache  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran Harry (kiri) mendengarkan penjelasan rencana penerbangan helikopter Apache dari seorang anggota skuadron di Camp Bastion, Afganistan (7/9). REUTER/John Stillwell/POOL

    Pangeran Harry (kiri) mendengarkan penjelasan rencana penerbangan helikopter Apache dari seorang anggota skuadron di Camp Bastion, Afganistan (7/9). REUTER/John Stillwell/POOL

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Moeldoko memastikan pemerintah membeli delapan unit helikopter Apache. Menurut dia, Kementerian Pertahanan sudah memberi lampu hijau untuk membeli helikopter serang canggih AH-64-D Apache Longbow dari Amerika Serikat itu.

    Dewan Perwakilan Rakyat yang sebelumnya menolak pembelian Apache karena dianggap kemahalan, kata Moeldoko, kini sudah sepakat menyetujuinya. ”DPR dan Kementerian Pertahanan sudah oke,” kata dia saat ditemui Tempo di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis, 15 Agustus 2013.

    Moeldoko tak mau menyebut harga pembelian delapan helikopter itu dengan alasan tak tahu pasti harganya. ”Lagipula itu teknis.” Ia mengatakan, pemerintah pada tahun ini sudah mulai membayarkan uang muka ke pemerintah Amerika Serikat. ”Pembayaran uang muka menjadi awal kesepakatan pembelian helikopter,” ujar dia. Kedelapan helikopter akan diterima Indonesia secara bertahap mulai 2018 hingga 2021.

    Adapun Komisi Pertahanan DPR membenarkan menyetujui pembelian Apache, meski awalnya menolak. ”Setelah dipikir-pikir, memang dibutuhkan Apache untuk memperkuat jajaran Angkatan Darat,” ujar Wakil Ketua Komisi Pertahanan, Tubagus Hasanuddin.

    INDRA WIJAYA



    Topik Terhangat:
    Suap SKK Migas
    | Sisca Yofie | FPI Bentrok | Arus Balik Lebaran | Konvensi Partai Demokrat

    Berita Terpopuler:
    Kata Sekjen ESDM Soal Suap Rudi untuk Jero Wacik 

    Media Asing Ramai Beritakan Suap Rudi Rubiandini

    Polisi Eks Pacar Sisca Yofie Segera Disidang 

    Uang Rudi Rubiandini Diserahkan dari City Plaza

    Rusuh di Mesir Lebih dari 260 Orang Tewas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.